Artis : Yuanita Boediman
Tahun Rilis : 1984
Music Director : Harry Anggoman
Produser : Yudi Putra
Produksi : SB Records
Distributor : Irama Tara
Banyak penyanyi di era 80an yang tetap eksis meskipun tidak banyak menghasilkan album hits. Salah satunya adalah YUANITA BOEDIMAN. Sepanjang karir bermusiknya, praktis hanya album ketiganya SUMPAH DAN JANJI yang terbilang cukup berhasil mencuri perhatian. Album-album lain seperti HARAPAN INDAH, BUKALAH PINTU HATIMU, BULAN DAN DIA dan JENUH ditanggapi biasa saja di pasaran. Tapi begitulah peta industri musik Indonesia di era 80an yang meskipun tidak diwarnai banyak gimmick untuk mendongkrak popularitas seperti lazimnya selebritis era sekarang, rutin merilis album sudah cukup menandai eksistensi. Selepas album JENUH yang lumayan diapresiasi pasar, album berikutnya dirilis YUANITA masih bekerjasama dengan mereka-mereka yang ada di balik layar album JENUH. Tetap menggandeng HARRY ANGGOMAN sebagai Music Director, dengan sederet komposer seperti ITHINX, HARRY SABAR, JAMES F. SUNDAH, ARIE WIBOWO, LEO MANUPUTTY dan DHARMA ORATMANGUN. Lagu unggulan JENGKEL ditulis oleh ITHINX, seorang penulis lagu yang punya ciri khas sendiri dalam struktur melodi dan lirik. Cukup catchy tapi sayangnya tidak berhasil menembus persaingan pasar yang sangat ketat.
Track List:
1. JENGKEL
Ithinx
2. NADA-NADA CINTA
Arie Wibowo
3. CINTA SEJATI
Harry Sabar
4. KEPASTIAN
James F. Sundah
5. JANGAN LAGI
Adie Permana
6. MERDEKA
Leo Manuputty
7. ANNO 2001
Yose
8. APA ADANYA
Ithinx
9. HILANG
Dharma Oratmangun
JENGKEL
Sengaja ha ha ha ha
Kau buat ku penasaran
Terkait dalam kerlingan
Kau ulur-ulurkan waktu
Kau pikir aku mainan
Oh kau membuat aku jengkel
Jengkel jengkel jengkel jengkel
Sengaja tak sengaja
Kau buat aku jengkel
Siapa ha ha ha ha ha
Yang tak kesal hatinya
Menunggu begitu lama
Kau pura-pura tak tahu
Padahal ku tahu
Kau begitu nafsu
Memburu hati ini hi hi hi hi
Sengaja tak sengaja
Kau buat aku jengkel
Terserah mau bilang apa
Terserah mau sangka apa
Sekarang sudah jadi begini
Berjuta kali kucinta
Berjuta kali kudamba
Tak lagi...
Sengaja oh tak sengaja
Tapi jengkelku setengah mati
Sengaja oh tak sengaja
Tapi jengkelku, tapi jengkelku
Tapi jengkelku setengah mati ahh


No comments:
Post a Comment