Wednesday, January 30, 2013

Ulfiana Syahroel - Ayah


Judul Album : Ayah
Artis : Ulfiana Syahroel
Tahun Produksi : 1986
Music Director : Iwan Setia
Produser : Senjaya Wijaya
Produksi : Musica Studio's

Sukses OBBIE MESSAKH di industri musik Indonesia memang terhitung fenomenal di era 80an. Nyaris semua penyanyi yang menjagokan lagu ciptaannya saat itu berhasil menembus pasar. Fenomena ini rupanya dilirik oleh MUSICA STUDIO'S dengan mendapuk Obbie menciptakan sesuatu yang beda dari yang sudah ada : lagu anak-anak. Tidak mudah membuat lagu anak-anak yang bagus, terlebih untuk Obbie yang namanya telanjur lekat dengan lagu pop melankolis. Tapi rupanya tantangan itu dijawab Obbie dengan menciptakan 2 buah lagu untuk ULFIANA SYAHROEL, seorang penyanyi anak-anak baru. Nyatanya, secara struktur, lagu anak-anak versi Obbie ini hanya beda di lirik lagu dari lagu-lagu Obbie kebanyakan. Melodinya tetap khas Obbie, dengan aransemen musik yang juga tidak terlalu anak-anak. Bahkan kalau dicermati, lagu AYAH mempunyai struktur melodi dan lirik yang mirip dengan lagu IBU ciptaan RINTO HARAHAP. Tidak hanya menciptakan lagu, Obbie juga tampil di 2 lagu itu dengan dialog dan puisi. Meskipun tidak terlalu sukses, tapi album ini cukup bisa diterima pasar. Lagu AYAH dan ISTILAH PERIBAHASA sering diputar di radio-radio saat itu. Sayangnya, nama Ulfiana Syahroel tidak begitu terangkat. Setelah dewasa, Ulfiana Syahroel sempat merilis album LEPASKANLAH dengan menggunakan nama ULFIE dan mendapat sambutan bagus, tapi entah mengapa karirnya tidak berlanjut.

Track List:

1. ISTILAH PERIBAHASA
Obbie Messakh
feat. Obbie Messakh
2. AYAH
Obbie Messakh
feat. Obbie Messakh
3. SENANDUNG PILU
Louise Komala
4. CITA CITA ANAK DESA
Mully M.
5. TUHAN
Nano Noor AG
6. ORANG TUA ASUH
Maxie Mamiri
7. KORBAN BENCANA
Nano Noor AG
8. DOA UNTUK PAPA
Ririn S.
9. INDONESIA JAYA
Iwan Setia
10. NYANYIAN ANAK NELAYAN
Ririn S.




AYAH

Ayah, masih adakah wajah ini dimatamu
Yang sedang sendiri menatap bisu
Lukisan dirimu
Dan menangis dan memanggil lagi namamu

Ayah, masih adakah nama ini dihatimu
Yang pernah kau belai hangat tanganmu
Dan kau ceritakan tentang indahnya
Gereja tua disana

Walau indah lagumu
Walau mesra salammu
Aku tak mau
Walau jauh disana
Walau sepi disini
Aku anakmu

Ayah sambutlah tanganku
Belailah (peluklah) diriku
Seperti yang lalu waktu aku disampingmu

Ayah, genggam tanganku di malam ini untukmu
Kubawa namamu dalam doaku pada Yang Kuasa
Bentangkanlah jalan bagimu bagiku
Bersatu kembali

No comments: