Sunday, June 9, 2019

Rieke Adriati - Kerling


Judul Album : Kerling
Artis : Rieke Adriati
Tahun Produksi : 1989
Music Director : Purwacaraka
Produksi : MSC Records

Mengubah genre musik memang menjadi salah satu option untuk bisa terus eksis di industri musik, terlebih ketika di genre sebelumnya pencapaiannya juga terbilang biasa-biasa saja. Boleh jadi inilah alasan RIEKE ADRIATI menyeberang ke genre 'pop kreatif' setelah selama lebih kurang satu dekade sosoknya lekat dengan genre pop melankolis. Lewat album berjudul KERLING, Rieke tampil dengan dukungan PURWACARAKA sebagai Music Director. Dan memang, Rieke sebenarnya lebih pas membawakan lagu-lagu seperti di album ini dibandingkan album-album sebelumnya. Lagu andalan KERLING tampil cukup catchy dengan intepretasi Rieke yang cukup pas meskipun agak membayangkan kalau lagu semacam ini dibawakan oleh VINA PANDUWINATA atau MALYDA pasti lebih 'keluar' aura seksinya. Lagu-lagu lain semacam HASRAT atau YA, KAU MEMANG SEGALANYA juga terdengar cukup kuat. Sayangnya upaya ini tidak didukung oleh promo yang memadai. Album inipun lewat begitu saja di pasaran meskipun sebenarnya sangat potensial. 

Track List:

1. KERLING
Utoh
2. KEMBALI KE JALANMU
Trie Utami
3. MERAIH CITA
Ubay
4. KAU DATANG LAGI
Alfred Matulapelwa
5. KEPASTIAN
Put Soebiyakto
6. YA, KAU MEMANG SEGALANYA
Thea Rasyid
7. HASRAT
Purwacaraka & Trie Utami
8. AGAR KAU TAHU
Purwacaraka & Trie Utami
9. HANYA NAMAMU
Bambang Kadi
10. MULUT LELAKI
Bambang Kadi






KERLING

Kerling matamu terbenam di kesunyian
Kerling matamu membuka pintu hati
Tiada kusadari terpikat ku melangkah
Untuk menyusuri sepimu

Tanpa suara kutangkap sendu sukmamu
Dalam dekapan gelisah rindu dendam
Kucoba menyadari isyarat kerlinganmu
Walau keraguan mendera langkahku

Oh ingin kusentuh hatimu
Ingin kupanggil namamu
Dengan penuh rindu
Kerling dan binarmu juga asmaramu
Duka cinta kita terhalang rintangan

Kerlingan matamu tepiskan sepimu
Gamang, gamangnya tatapmu sunyinya hatimu
Sepi.. oh...

Kerling matamu mengabarkan luka hati
Kerling matamu juga berkisah cinta
Sunyi dan kerinduan mengajakku melangkah
Untuk menepiskan sepi yang panjang 

Saturday, June 1, 2019

Cucu Cahyati - Asmara


Judul Album : Asmara
Artis : Cucu Cahyati
Tahun Produksi : 2003
Music Director : Ansori Akbar
Produser : H.Tatang MS
Produksi : CS Record
Distributor : MGM Record

Sejak melejit di album pertamanya MABUK DAN JUDI, sosok CUCU CAHYATI identik dengan lagu-lagu dangdut ceria dan terkesan jenaka. Dan memang, di 'zona aman' nya ini Cucu berhasil mencuatkan album-album laris semacam PENONTON, DITEKAN SEDIKIT, JUMPA KANGEN, SAWER dan masih banyak lagi. Maka cukup mengejutkan ketika Cucu merilis album berjudul ASMARA, karena lagu yang diusung adalah lagu dangdut slow yang terbilang bukan jenis lagu yang biasa dibawakannya. Menggandeng EKO SAKY sebagai pencipta lagu, Cucu juga dikawal oleh ANSORI AKBAR sebagai Music Director. Secara materi, lagu ASMARA terbilang bagus. Hanya saja, entah karena terbiasa menyanyikan lagu-lagu ceria dan jenaka, Cucu terdengar kurang pas membawakan lagu slow semacam ini yang membutuhkan cengkok dan intepretasi lebih. Seandainya saja lagu ini dibawakan oleh penyanyi lain yang memadai, boleh jadi hasilnya bisa lebih maksimal. Nyatanya album ini tidak bisa berbicara banyak di pasaran. Memang tidak mudah bila ingin keluar dari zona aman. Tapi setidaknya upaya Cucu untuk bereksplorasi dalam berbagai genre boleh diapresiasi.

Track List:

1. ASMARA
Eko Saky
2. CEMBURU
Eko Saky
3. TERLANJUR SAYANG
Rizky J. Suma
4. TERSAYANG
Ridwan Syam
5. ASMARAKU ASMARAMU
Cahyo CS
6. MAHAR
Ridwan Syam
7. BANG ACHMAD
Aat Arsyad
8. CINTA YANG SIRNA
Ikram Mahu & Irwan S.
9. SATU YANG KUMAU
Yosef Bixzon





ASMARA

Laksana berdiri di atas duri
Diam aku sakit, melangkah terasa perih
Laksana melangkah di atas bara
Diam ku terbakar, melangkah tak tahu arah

Dia yang kucinta meninggalkan aku
Terlena di dalam pelukan orang ketiga
Oh asmara, mengapa berbunga duka
Asmara... berbunga dusta

Kau cari, kau cari, kau cari
Apa yang kau cari
Apakah kasih dan sayangku tiada arti lagi
Biarlah, biarlah, biarlah
Aku yang mengalah
Akupun tak mau tersiksa karena cinta

Sirnalah semua jalinan kasih asmara
Oh asmara, mengapa berbunga duka
Asmara.. berbunga dusta

Sunday, May 26, 2019

12 Lagu Terpilih Terpopuler FLPA 1985


Judul Album : 12 Lagu Terpilih Terpopuler Festival Lagu ASEAN Ke IV 1985
Artis : Various
Tahun Produksi : 1985
Produksi : ASIRI & Irama Asia Records
Distributor : Virgo Ramayana Records

FESTIVAL LAGU POP ASEAN (ASEAN POP SONG FESTIVAL) adalah Festival Lagu yang diadakan antar negara-negara ASEAN di era 80an. Masing-masing negara mengirimkan 2 buah lagu untuk ditandingkan, 1 lagu baru yang dipersiapkan khusus untuk Festival, dan 1 lagu lagi adalah lagu yang sudah dirilis yang masuk katagori terlaris dan terpopuler. Di kategori kedua ini, sudah tentu panitia harus memilih lagu-lagu terpopuler dari puluhan atau bahkan ratusan lagu yang sudah dirilis selama setahun. Ada dewan juri khusus yang mewakili beberapa profesi seperti produser, wartawan, bintang film, musisi, juga perwakilan dari radio dan TVRI. Di tahun 1985, ada 12 lagu yang terpilih menjadi finalis. Melihat dari deretan finalis, terlihat bahwa sebagian besar adalah lagu-lagu dari genre pop manis, genre yang memang menguasai pasar pada saat itu seperti TAK INGIN SENDIRI, BIRUNYA RINDUKU, SYMPHONI RINDU, APA YANG KUCARI, HARAPAN CINTA dan lain-lain, meskipun yang akhirnya terpilih mewakili Indonesia di ASEAN Pop Song Festival 1985 adalah lagu DI DADAKU ADA KAMU dari VINA PANDUWINATA. Meskipun begitu, dari album semacam inilah kita tahu lagu-lagu seperti apa yang menjadi selera pasar pada masa itu. 

Track List:

1. DI DADAKU ADA KAMU
Dodo Zakaria
Vina Panduwinata
2. TAK INGIN SENDIRI
Pance Pondaag
Dian Piesesha
3. HARAPAN CINTA
Dadang P.
Angel Pfaff
4. APA YANG KUCARI
A. Riyanto
Endang S. Taurina
5. BIRUNYA RINDUKU
Obbie Messakh
Ria Angelina
6. SYMPHONI RINDU
Pance Pondaag
Meriam Bellina
7. JAWABAN UNTUK SEBUAH NAMA
Pance Pondaag
Pance Pondaag
8. HASRAT
Dadang S. Manaf
Andi Meriem Mattalatta
9. JEJAKA
Pance Pondaag
Dina Mariana
10. MARTINAH
Titiek Puspa
Rina Sidabutar
11. TIRAI
Cecep AS
Rafika Duri
12. TERLENA
Cecep AS
Ramona Purba







DI DADAKU ADA KAMU

Di dadaku ada senyummu
Ada cintamu, ada hasratmu
Ada kumismu, ada kupingmu
Di dalam dadaku ada kamu

Di hatiku tersimpan wajahmu
Tersimpan marahmu dan juga tangismu
Semakin kutunggu, semakin menggebu
Ingin kumiliki semua yang ada di dirimu

Oh kekasihku, bimbinglah daku
Menuju cinta yang bahagia
Peluklah diriku, hadirkan cinta
Ujudkan hasratmu hasratku

Ujudkan hasratmu, ujudkan hasratku
Ujudkan hasrat cintaku
Kita berdua.. kita berdua..

Friday, May 24, 2019

Ruth Sahanaya - Pop Amboina


Judul Album : Pop Amboina
Artis : Ruth Sahanaya
Tahun Produksi : 1985
Music Director : Aries & Chaerul
Produser : Yudi Putra
Produksi : Irama Tara
Distributor : Windu Angkasa Audio

Nama RUTH SAHANAYA memang baru dikenal selepas merilis album 'pertamanya' SEPUTIH KASIH yang melejitkan alltime hits ASTAGA dan MEMORI. Padahal sebenarnya Uthe pernah merilis album sebelum itu, yang boleh jadi tidak terdeteksi karena lagu yang diusungnya adalah lagu pop berbahasa Ambon yang pada waktu dikenal sebagai POP AMBOINA. Di genre ini memang sempat melejit MARGIE SEGERS dan JOPIE LATUL, atau juga BETHARIA SONATA yang juga sempat menjajal genre ini dan cukup diterima pasar. Hanya saja kehadiran Uthe di album pertamanya ini tidak berhasil mencuri perhatian. Padahal materi yang diusungnya cukup catchy, dengan tarikan vokal yang meskipun masih 'polos' tapi sudah sangat terasa timbre suara yang kelak menjadi kekuatan Uthe. Sederet komposer menyumbangkan lagunya seperti DHARMA ORATMANGUN, ERENS F. MANGALO, LEO MANUPUTTY dan MARTIN MAILOA. Sesi musik digarap oleh ARIES BAND yang menghadirkan juga HARRY ANGGOMAN dan NYONG ANGGOMAN. Uthe berhasil 'menghidupkan' lagu-lagu semacam MAMA JANGAN MARAH yang menjadi andalan album ini. Barangkali memang ada hikmahnya album ini tidak berhasil di pasaran, karena bisa jadi kalau album ini berhasil Uthe akan berkutat di genre ini dan tidak menjadi seperti yang kita kenal sekarang.

Track List :

1. MAMA JANGAN MARAH
Dharma Oratmangun
2. RINDU PULANG
Johny Putuhena
3. NYONG NYONG JAMAN SEKARANG
Martin Mailoa
4. MAKAN PATITA
JFR Pattirane
5. NYONG AMBON
JFR Pattirane
6. BIKING RAME PESTA
Nusye M.
7. YACOMINA
Leo Manuputty
8. JANGAN PADEDE
JFR Pattirane
9. BADENDANG IKO DONCI
Erens F. Mangalo & Dharma Oratmangun
10. BETA CUMA SAYANG SE
Johny Putuhena
11. AMBON MANISE
Demmy Matulatuwa






MAMA JANGAN MARAH

E.. mama jangan marah-marah
Beta ini seng sabarang
Par bajalang takaruang
Nanti beta la cilaka

E.. mama jangan salah sangka
La dengar orang pung carita
E mangkali dong sangaja
Par biking mama marah beta

Sioh laeng kali mama tanya doloe
Jangan mama asal marah
E.. e.. dia beta pung tamang sakola mama e
Yang antar beta sabang hari

E.. mama hati tuang yang beta cinta e
Hey jang mama tarukira
Orang punya muka

Wednesday, April 3, 2019

Imam S. Arifin & Evie Tamala - Senandung Rembulan


Judul Album : Senandung Rembulan
Artis : Imam S. Arifin & Evie Tamala
Tahun Produksi : 1994
Music Director : Alik Ababiel
Produser : Arie Wibowo
Produksi : MSC Records

Sukses lagu REMBULAN MALAM dari EVIE TAMALA memang awalnya tidak diprediksi. Tidak diunggulkan dan berada di urutan kesekian dalam track list album KANG MAS tapi justru menjadi salah satu hits terbesar Evie yang mengubah jalur musik Evie menjadi pelantun lagu-lagu dangdut 'romantis' setelah sebelumnya lebih dikenal sebagai penyanyi dengan lagu-lagu dangdut ceria. Melejitnya lagu REMBULAN MALAM juga kemudian memantik ide produser untuk merilis lagu jawabannya. Maka didaulatlah AZIS THALIB sang pencipta lagu untuk membuatkan lagu jawaban. Cukup bisa diapresiasi karena Azis tidak sekadar mengganti lirik menjadi lagu 'jawaban', tapi membuat lagu baru dengan lirik yang nyambung dengan lagu REMBULAN MALAM. Yang terpilih menyanyikan adalah IMAM S. ARIFIN didukung oleh Evie (meskipun hanya kebagian sedikit part di lagu ini tapi namanya 'diperlukan' untuk kesinambungan dan daya jual lagu). Hasilnya terbilang bagus. Dan kalaupun tidak ada 'embel-embel' lagu jawaban dari REMBULAN MALAM, lagu ini juga sebenarnya bisa berdiri sendiri dan cukup kuat. Lagu inipun sukses menjadi hits. Walaupun cukup tricky kalau menyangka ini adalah album duet mereka karena selain di lagu SENANDUNG REMBULAN yang memang dinyanyikan berdua, mereka hanya bernyanyi solo masing-masing satu lagu, sementara sisanya diisi oleh penyanyi lain. 

Track List:

1. SENANDUNG REMBULAN
Azis Thalib
Imam S. Arifin & Evie Tamala
2. DI BAWAH SINAR BULAN
Asmin Cayder
Evie Tamala
3. JANGAN MERANA
A. Shankar
Imam S. Arifin
4. KUHAPUS AIR MATAMU
Yus Yunus
Mega Mustika
5. TAMU ISTIMEWA
Asmin Cayder
Latief Khan
6. TINGGAL KENANGAN
Ona Sutra & Sahril TB
Ona Sutra
7. ADUH.. GILE
Budi Jolong
Ernie Armindi & Doyok
8. LANGKAHKAH DULU
Taufik MB
Rizwan Hasyim
9. MANIS MADU CINTA
Yudihana
Shanty Sartika
10. LAILA
Yus Abisiswadi & Harianto
Johnny Iskandar







SENANDUNG REMBULAN

Kudengar alunan lagu
Bersenandung rindu
Melodi cinta yang menggebu
Di dalam hati yang terpadu

Namun apalah dayaku
Rembulan kelabu
Di malam yang kelam membisu
Hanyalah bayangan yang semu

Akhirnya kasihpun tak sampai
Maafkanlah aku...

Begitu lama ingin aku curahkan
Gelora cinta yang lama bersemayam
Tetapi aku tak mungkin mengatakan
Biarlah cinta hanya sebatas angan

Aku bukanlah rembulan
Seindah yang kau bayangkan
Tetapi redup dan tiada bersinar

Tuesday, April 2, 2019

Bill & Brod - Lho..!


Judul Album : Lho..!
Artis : Bill & Brod
Tahun Produksi : 1988
Music Director : Nyong Anggoman & Arie Wibowo
Produser : Arie Wibowo
Produksi : MSC Records

Kemunculan kelompok BILL & BROD lewat album pertama mereka MADU DAN RACUN langsung menggebrak industri musik Indonesia di pertengahan 80an. Saat dominasi lagu-lagu pop melankolis merajai pasar, mereka muncul dengan musik yang riang dan beat yang asyik. Album pertama merekapun tembus jutaan copies dan menghadirkan booming lagu-lagu dengan beat dan tema yang senada. Sukses mereka berlanjut di album kedua SINGKONG DAN KEJU, dan mulai ditanggapi 'biasa' saat merilis album ketiga KODOKPUN IKUT BERNYANYI. Masih terbilang sukses memang, tapi tidak segemilang dua album awal. Di album keempat LHO..! mereka mencoba tampil beda. Kalau sebelumnya musik mereka sangat khas, diselingi dengan suara tepuk tangan dan teriakan ala ala live show, di lagu andalan LHO..!, aransemen musik mereka terdengar berbeda. Meskipun materi lagu masih sangat khas Bill & Brod, tapi aransemen digarap lebih 'bergizi', dan suara tepuk tangan yang menjadi ciri khas pun lenyap. Lumayan menjadi hits saat dirilis, tapi tidak berhasil menjadi alltime hits seperti MADU DAN RACUN, ASTAGA atau SINGKONG & KEJU yang legendaris itu. 

Track List:
(semua lagu ciptaan Arie Wibowo)

1. LHO..!
2. AKU CINTA PADAMU
3. CALON ISTRI
4. IKAN-IKANPUN TELAH MATI
5. ALAM KAN BERSERI
6. DARI SINAR MATAMU
7. RELAKANLAH
8. HEY MANIS
9. SEPASANG ANGSA
10. BILA CINTA MELANDA






LHO..!

Orangtua bersusah payah
Banting tulang mencari nafkah
Kadang tangan dibuat kaki
Demi cintanya untuk anak yang tercinta

Tapi apa kenyataannya
Anak manja, salah pergaulan
Dilarang malah melawan
Dinasehati orang tua malah tertawa
Lho.. malah tertawa

Katanya pelajar malah keluyuran
SPP kebobolan enam bulan
Ingat masa depan jangan dulu pacaran
Malah nekat ngajak pergi tanpa pesan
Lho.. koq malah minggat
Lho.. koq malah minggat

Orangtua tak mengharapkan
Balas budi atau balas jasa
Asalkan bisa mandiri
Orangtua ucap syukur alhamdulillah

Monday, April 1, 2019

Keenan Nasution - Tak Semudah Kata Kata


Judul Album : Tak Semudah Kata Kata
Artis : Keenan Nasution
Tahun Produksi : 1979
Music Director : Keenan Nasution
Produser : Dodo Wirawan
Produksi : DD Records

KEENAN NASUTION adalah salah satu seniman yang bercokol di daerah Pegangsaan, Menteng - Jakarta Pusat pada era 60an. Selain Nasution bersaudara (Debby, Keenan, Gauri, Odink), di kawasan itu juga berkumpul musisi-musisi yang kemudian menjadi besar seperti CHRISYE, ABADI SOESMAN dan RONNY HARAHAP. Pada perjalanannya, kelompok musisi ini membentuk beberapa band antara lain SABDA NADA, GIPSY, GURUH GIPSY, BADAI BAND, dan juga GANG PEGANGSAAN. Selain ngeband, Keenan juga cukup produktif bersolo karir. Setelah album solo pertamanya DI BATAS ANGAN ANGAN rilis di tahun 1978, album keduanya meluncur setahun kemudian dan diberi judul TAK SEMUDAH KATA-KATA. Masih tampil dengan balutan musik pop rock progresif, dengan lagu-lagu yang berlirik puitis yang bermakna dalam. Keenan tampil cukup impresif di lagu TAK SEMUDAH KATA-KATA yang bermelodi muram dan aransemen minimalis mengandalkan denting piano. Sebuah nomor yang kuat. Lagu-lagu lain di album inipun cukup menjanjikan, tapi sayangnya tidak bisa menandingi album pertama yang melahirkan banyak lagu-lagu alltime hits. Lagu TAK SEMUDAH KATA-KATA kemudian sempat dirilis ulang oleh Keenan di tahun 2012 dengan aransemen grande full orkestrasi. Terdengar megah, tapi kesederhanaan dan intepretasi versi original terasa lebih menggetarkan.

Track List:
(composer not listed)

1. DI KELEMBUTAN MALAM
2. SANG JUARA
3. TAK SEMUDAH KATA-KATA
4. SENDU
5. MERAIH CITA-CITA
6. PIANO
7. UNGKAPAN SEMUSIM
8. EMBUN
9. OH OH, SESUMBAR DEWA
10. OH OH, SESUMBAR DEWA (REPRISE)
11. BERJAJARAN RIMBA
12. PIANO
13. INSTRUMENTALIA
14. KAU EJA AKSARA






TAK SEMUDAH KATA-KATA

Tak semestinya daun berguguran
Menutup akhir cerita
Suatu sentuhan dengan kehangatan
Mengubah arah kehidupan
Yang tak terduga
Yang terucapkan, yang ternyanyikan lagu...

Kuingin untuk menyusupi
Ke dalam lubuk hatimu
Kuingin untuk mengerti gejolakmu
Lalu tersenyum bersamamu
Tiada semudah kata-kata
Yang terucapkan, yang ternyanyikan lagu...

Yang kuinginkan, yang kau harapkan
Tidak semudah kata-kata
Yang ingin kita jadikan kenyataan

Friday, March 29, 2019

Bian Assegaf - Nafas Seorang Dara


Judul Album : Nafas Seorang Dara
Artis : Bian Assegaf
Tahun Produksi : 1981
Music Director : Ian Antono
Produser : Senjaya Wijaya
Produksi : Musica Studios

Penyanyi asal Surabaya BIAN ASSEGAF pertama kali muncul lewat album DAMAI yang digarapnya bersama RINTO HARAHAP. Album pertamanya cukup mendapat sambutan meskipun tidak berhasil mengemuka. Perubahan secara musikal terjadi saat album keduanya dirilis dengan judul NAFAS SEORANG DARA. Mengejutkan karena dari tangan RINTO HARAHAP yang dikenal dengan lagu-lagu melankolisnya, Bian kali ini ditangani oleh IAN ANTONO yang lekat dengan warna rock. Dan memang, seperti biasa Ian menggarap lagu-lagu dan aransemen musiknya sesuai image rock, sementara karakter vokal Bian yang ngepop agaknya tidak cukup kuat untuk membaur dengan aransemen rock Ian. Padahal materi lagu-lagunya cukup berpotensi tapi sayangnya tidak bisa ditaklukkan Bian dengan pas. Dengan 'berani' pula Bian membawakan BALADA SEJUTA WAJAH dan KEMANA yang sudah sangat lekat dengan vokal ACHMAD ALBAR. Boleh jadi Bian memang lebih pas berada di jalur pop. Karirnya pun terbilang stagnan. Sempat membuat duo dengan ASTRID tapi tetap tidak bisa mengemuka ke jajaran depan.

Track List:

1. BANGKITLAH
Ian Antono
2. NAFAS SEORANG DARA
Ian Antono
3. KEMANA
Abadi Soesman
4. BALADA SEJUTA WAJAH
Ian Antono
5. HEY GADIS
Bambang Adekal
6. CINTA TANAH AIR
Deddy S.
7. INSAN SESAT
Abadi Soesman
8. PEKIK SENIMAN
Teddy Soedjaya
9. SAAT HAMPA
Bambang Adekal
10. KINI KUTEMUKAN
Ian Antono








NAFAS SEORANG DARA

Wajahmu pucat tak berseri
Tanpa pesona kau tampakkan diri
Engkau tunas dan harapan bangsa
Dikau yang muda tumpuan cita

Kau tak secantik dulu lagi
Terkulai layu di ujung tangis
Engkau jeritkan semua isi dunia
Godaan cinta dari lelaki

Kini siapa yang harus disalahkan
Tak satupun manusia yang mengaku
Apalagi seorang lelaki
Yang haus akan birahi

Tiada guna kau sesali
Ubahlah duka dengan senyummu
Tataplah dunia dengan penuh harapan
Karena esok akan kau jelang

Thursday, March 28, 2019

Ebiet G. Ade - Bahasa Langit


Judul Album : Bahasa Langit
Artis : Ebiet G. Ade
Tahun Produksi : 2001
Music Director : Erwin Gutawa, Tohpati, Andi Rianto
Produser : Setio Utomo
Produksi : RCA / RIS Music 
Distributor : BMG Music Indonesia

Selang enam tahun setelah rilis album KUPU KUPU KERTAS, akhirnya EBIET G. ADE kembali merilis album. Memang tidak sepenuhnya vakum karena sebenarnya Ebiet sempat merilis album kompilasi AKU INGIN PULANG (1996), GAMELAN (1998) yang berisi lagu-lagu lamanya dalam intepretasi baru, dan BALADA SINETRON CINTA (2000) yang berisi satu lagu baru dan lagu-lagu hits Ebiet yang beberapa diantaranya melatari sinetron saat itu. Maka ketika akhirnya Ebiet merilis full album, seharusnya menjadi sebuah momentum yang ditunggu penikmat karya-karyanya. Album berjudul BAHASA LANGIT ini menampilkan kerjasama Ebiet dengan ERWIN GUTAWA, TOHPATI dan ANDI RIANTO. Tiga nama ini terbilang cukup punya kelas dan kompeten untuk menggawangi sesi musik lagu-lagu Ebiet yang sudah sangat khas berkat patron yang dijahit BILLY J. BUDIARJO sejak awal. Hanya memang jika dibandingkan 'hasil kerja' Billy untuk Ebiet dengan nama-nama itu, tentu saja chemistry lebih kuat saat Ebiet ditangani Billy. Lagu andalan TATKALA LETIH MENUNGGU digarap TOHPATI dengan cukup light, mengandalkan bebunyian perkusi dan gitar akustik plus string section yang tipis-tipis melatari bangunan lagu. Sempat menjadi hits saat diluncurkan meskipun memang tidak sekuat hits-hits Ebiet sebelumnya. Sementara ERWIN GUTAWA cukup total menggarap lagu KAU RENGKUH MATAHARI, KAU DEKAP REMBULAN dan versi mutakhir lagu TITIP RINDU BUAT AYAH. Kedua lagu ini menghadirkan VICTORIAN PHILHARMONIC ORCHESTRA yang menjadikan aransemen terdengar grande. Sementara ANDI RIANTO menghadirkan warna kekinian lewat aransemennya yang ngepop dan muda, antara lain lewat lagu BAHASA MATAHARI dan versi baru lagu INGIN KUPETIK BINTANG KEJORA.  Sebuah album dengan tiga warna arranger yang berbeda karakter tapi tertutupi oleh karakter vokal Ebiet yang sangat khas. Album yang keren tapi sayang tidak mampu berbicara di pasaran.

Track List:
(semua lagu ciptaan Ebiet G. Ade)

1. TATKALA LETIH MENUNGGU
2. KAU RENGKUH MATAHARI, KAU DEKAP REMBULAN
3. RINDU KEHADIRANMU
4. SKETSA WAJAH BURAM
5. TITIP RINDU BUAT AYAH
6. INGIN KUPETIK BINTANG KEJORA
7. BIAS WARNA
8. BAHASA MATAHARI
9. NYANYIAN GETIR TANAH AIR







TATKALA LETIH MENUNGGU

Menunggu ada kalanya terasa mengasyikkan
Banyak waktu kita miliki untuk berfikir
Sendiri seringkali sangat kita perlukan
Meneropong masa silam yang telah terlewat

Mungkin ada apa yang kita cari
Masih tersembunyi di lipatan waktu yang tertinggal
Mungkin ada apa yang kita kejar
Justru tak terjamah saat kita melintas

Menunggu lebih terasa beban yang membosankan
Banyak waktu kita terbuang tergilas cuaca
Sendiri seringkali terasa menyakitkan
Meneropong masa depan dari sisi yang gelap

Mungkin ada apa yang kita takuti
Justru telah menghadang di lembaran hari-hari nanti
Mungkin ada apa yang kita benci
Justru telah menerkam, menembusi seluruh jiwa kita

Oh... mungkin ada...

Monday, March 25, 2019

Achmad Albar - Risau Asmaraku


Judul Album : Risau Asmaraku
Artis : Achmad Albar
Tahun Produksi : 1985
Produksi : Asia Records

Di era 80an sangat jamak ketika sebuah lagu berhasil menjadi hits, maka akan bermunculan rekaman lagu tersebut dalam berbagai versi oleh penyanyi lain. Tidak hanya mereka para penyanyi baru yang mencoba peruntungan dengan merilis lagu yang sedang ngetop untuk meraih pasar, akan tetapi para seniorpun tidak jarang merilis ulang lagu yang sedang hits. Seperti yang terjadi pada ACHMAD ALBAR. Penyanyi dengan nama besar ini tidak jarang merilis lagi lagu yang sedang kondang, seperti yang dilakukannya pada lagu LADY milik HARVEY MALAIHOLLO, atau di album RISAU ASMARAKU yang sekaligus mendaur ulang dua lagu yang sedang hits saat itu : RISAU dari ATIEK CB dan ASMARAKU dari NENO WARISMAN. Hasilnya memang cukup keren karena karakternya yang kuat bisa membuat lagu-lagu tersebut menjadi 'milik'nya. Terlebih Albar juga cukup berani merilis lagu yang sangat 'perempuan' untuk dinyanyikannya. Meskipun intepretasinya terbilang berhasil, ternyata upaya ini tidak lantas disambut pasar dengan baik. Nyatanya lagu RISAU dan ASMARAKU versi ATIEK dan NENO tetaplah menjadi 'pemenang' dan disukai masyarakat. Selain dua lagu itu, album ini berisi lagu-lagu Albar yang diambil dari album-album sebelumnya.

Track List:

1. RISAU
Cecep AS
2. ASMARAKU
Guruh Sukarno Putra
3. KASIH (LADY)
Anton Issoedibyo
4. DEWI CINTA
Areng Widodo
5. HARI-HARI JENUHKU
Fariz RM & Revina Dwiyanti
6. LAMPU DISCO
Harry Sabar
7. CITA KEBEBASAN
Fariz RM & Ance S.
8. TINGGI
Areng Widodo
9. SEBUAH RAHASIA
Junaedi Salat
10. SCENARIO
Fariz RM & Revina Dwiyanti






RISAU

Hingga malam semakin larut
Aku masih tak penat juga
Menekur jalan yang kita tempuh
Sekedar menepis rasa gelisah

Walau diri berhias senyum
Namun hati tak pernah tenteram
Dan sering datang perasaan lain
Tentang kejujuranmu kepadaku

Setinggi apa kita mampu mendaki
Rasa cinta kasih dan kesungguhan
Namun bila hati jadi terpisah
Beri kepastian agar kulebur semua

Kuakui kesalahanku
Selalu ingin memiliki
Namun kaupun tak pernah terbuka
Untuk menghalau segala prasangka

Sunday, March 24, 2019

Dewi Yull - Putri


Judul Album : Putri
Artis : Dewi Yull
Tahun Produksi : 1997
Music Director : Chossy Pratama
Produser : Hadi Sunyoto
Produksi : HP Records
Distributor : Musica Studios

Setelah mengalami pasang surut sebagai penyanyi di era 70-80an, karir DEWI YULL mencapai puncaknya di era 90an. Sepanjang era ini Dewi berhasil mencetak album-album hits baik saat bersolo karir maupun saat berduet bersama BROERY MARANTIKA. Meskipun tidak semuanya meledak, tapi setidaknya lagu-lagu yang diluncurkannya berhasil mencuri perhatian dan menjadi hits pada masanya. Di album Special Edition berjudul PUTRI ini, Dewi menghadirkan 2 lagu baru hasil garapan CHOSSY PRATAMA yang saat itu sedang melambung, plus 18 lagu-lagu hits Dewi yang sudah rilis sebelumnya. Lagu PUTRI mengisahkan rasa cinta seorang Ibu kepada putrinya, yang terdengar sangat menyentuh karena intepretasi Dewi yang dalam dan penuh makna. Terlebih di cover album di videoklip lagu ini, Dewi muncul bersama sang putri Giscka yang memiliki kebutuhan khusus. Satu lagu baru lainnya adalah MAAFKAN DAKU BILA MENCINTAIMU yang merupakan lagu soundtrack sinetron dengan judul sama. Kedua lagu ini berhasil menjadi hits pada masanya. Dan uniknya, ada dua versi album ini dengan cover yang berbeda. Satu memasang judul PUTRI, satu lagi memasang judul MAAFKAN DAKU BILA MENCINTAIMU, tapi dengan track list yang nyaris sama hanya dibolak-balik urutannya. 

Track List:

1. PUTRI
Chossy Pratama
2. MAAFKAN DAKU BILA MENCINTAIMU
Chossy Pratama
3. JANGAN ADA DUSTA DI ANTARA KITA
Harry Tasman
duet Broery
4. KAU DAN AKU SAMA
Amin Ivos
5. KINI BARU KAU RASA
Amin Ivos
6. KAU BUKAN DIRIMU
Amin Ivos
7. TERUS BERLARI
Younky Soewarno & Neno Warisman
8. KHAYAL DAN IMPIAN
Jimmie Manoppo
9. GETARAN CINTA
Jimmie Manoppo
10. KARENA ENGKAU
Alfred Matulapelwa & Anton Issoedibyo
11. SAY
Dadang S. Manaf
duet Ray Sahetapy
12. PESTA DANSA
Wahab Yudes & Udi Saky
13. ADA DIA DI ANTARA KITA
Dino S. & Rudy Loho
14. MERAHNYA BIRU
Dian AGP
15. TANDA MATA
Roedyanto
16. PANGERAN MENJANGAN
NN
17. SAMPAI HATI
Deddy Dhukun
18. RINDU JADI BENCI
Jeffry Bulle
19. KEMANA KAN KUCARI
Deddy Dhukun
20. KAU YANG DULU
Pance Pondaag







PUTRI

Kau putri kecilku
Ku sayang padamu
Bayangan diriku ada
Dalam tatap matamu

Lentik jemarimu
Manisnya bibirmu
Kau bisikkan harapanmu
Kasih sayang Ibumu

Putri kecilku yang ayu
Tak tega hatiku tinggalkanmu
Kukorbankan semua kepentinganku
Hanya untukmu..

Putri kecilku yang ayu
Aku akan selalu menjagamu
Takkan kubiarkan kau menderita
Seperti diriku dahulu

Tuesday, March 12, 2019

Imelda - Hatiku Mau Diam


Judul Album : Hatiku Mau Diam
Artis : Imelda
Tahun Produksi : 1998
Produser : Iwan Sastrawijaya
Produksi : Blackboard Indonesia

Penyanyi jebolan ASIA BAGUS bernama lengkap IMELDA ARITONANG ini sebenarnya mempunyai modal komplit sebagai penyanyi. Materi suara yang bagus ditambah fisik yang menawan seharusnya bisa menjadi selling point tersendiri. Hanya saja modal ini saja nyatanya tidak menjadi jaminan bakalan bisa mengangkat namanya ke jajaran depan. Setelah membentuk kelompok vokal bersama RINA GUNAWAN, MINEL dan WENNY, Imelda kemudian bersolo karir dengan merilis album HATIKU MAU DIAM garapan RUDY LOHO yang saat itu cukup berhasil mencetak lagu-lagu laris. Lagu andalan HATIKU MAU DIAM cukup easy listening dan lumayan mendapat sambutan pecinta musik. Lagunya cukup sering diputar di radio, meskipun memang tidak cukup kuat mengangkat nama penyanyinya. At least debut awal Imelda terbilang lumayan, sehingga saat merilis album selanjutnya promosi digeber cukup kuat tapi sayangnya justru albumnya jeblok. Alhasil namanya kemudian menghilang dari industri musik sampai saat ini. 

Track List:

1. HATIKU MAU DIAM
Rudy Loho
2. SADARILAH
Rudy Loho
3. PERTANYAAN
Donny S. Dores
4. MALAM INI
Dadang P.
5. KERINDUAN
Oscar R. Didang
6. KERAGUAN
Leman Boga
7. PERCAYALAH
Simson
8. PENYESALAN
La Ode NJM
9. SEHARUSNYA
Buken
10. HANYA SATU
Niki FD






HATIKU MAU DIAM

Kau yang selalu di hatiku
Kau yang selalu membuat aku cemburu
Terlalu banyak rindu di hatimu
Kepada yang lain

Memang kuakui sendiri
Begitu sayangnya aku pada dirimu
Walaupun kau sakiti hati ini
Namun tak ada benci di hatiku

Sudahlah, aku lebih baik diam
Daripada nanti salah bicara
Biarlah, hatiku mau diam
Agar tiada emosi di hatimu

Aku yang selalu mengalah
Aku yang selalu diam tanpa bicara
Walaupun kau sakiti hati ini
Namun tak ada benci di hatiku

Monday, March 11, 2019

Riena Anita - Sepanjang Jalan Kenangan


Judul Album : Sepanjang Jalan Kenangan
Artis : Riena Anita
Tahun Produksi : 1991
Music Director : Rico Manansang & Harry Anggoman
Produser : Stevanus Heru Purnomo
Produksi : JK Records
Distributor : Metrotama Records

JK RECORDS terbilang merajai industri musik Indonesia di era 80an. Sederet album dihasilkan dengan jumlah penjualan yang fantastis. Sayangnya memasuki era 90an genre pop ala JK yang sudah menjadi trade mark itu mulai sepi peminat dan digantikan oleh genre lain yang lebih populer. JK pun kemudian ikut arus dengan memproduksi lagu-lagu diluar genre 'aman' yang selama ini lekat, salah satunya adalah dengan membuat album lagu-lagu pop nostalgia dengan aransemen baru yang saat itu booming. RIENA ANITA adalah penyanyi yang didaulat JK untuk terjun di genre ini, antara lain lewat album SEPANJANG JALAN KENANGAN yang digarap musiknya oleh RICO MANANSANG dan HARRY ANGGOMAN ini. Sederet lagu-lagu lama dengan kemasan baru dihadirkan antara lain SENANDUNG DOA, CITRA, JOHN, BILA KEMBALI, CINTA YANG HITAM dan lain-lain. Cukup easy listening dan sebenarnya bisa bersaing, hanya saja album ini sepertinya tidak dipromosikan jor-joran sebagaimana pada masa kejayaan JK. Bahkan album inipun dirilis tanpa embel-embel JK Records melainkan menggunakan label METROTAMA RECORDS sebagai distributor, meskipun secara packaging nyata terlihat album ini adalah produksi JK. 

Track List:

1. SEPANJANG JALAN KENANGAN
Is Haryanto
2. SENANDUNG DOA
Wahyu OS
3. CITRA
Sam Bimbo
4. JOHN
Adriyadie
5. BILA KEMBALI
Bachrum Andrea
6. CINTA YANG HITAM
A. Riyanto
7. SELAMAT BERTEMU
A. Riyanto
8. TERTUSUK DURI
A. Riyanto
9. JUMPA LAGI
A. Riyanto
10. HANYA UNTUKMU
A. Riyanto






SEPANJANG JALAN KENANGAN

Sengaja aku datang ke kotamu
Lama kita tidak bertemu
Ingin diriku mengulang kembali
Berjalan-jalan bagai tahun lalu

Sepanjang jalan kenangan
Kita selalu bergandeng tangan
Sepanjang jalan kenangan
Kau peluk diriku mesra

Hujan yang rintik-rintik
Di awal bulan itu
Menambah nikmatnya malam syahdu

Walau diriku kini telah berdua
Dirimupun tiada berbeda
Namun kenangan sepanjang jalan itu
Tak mungkin lepas dari ingatanku

Thursday, March 7, 2019

Festival Lagu Populer Tingkat Nasional 1976


Judul Album : 5 Lagu Pop Indonesia Terbaik Festival lagu Populer Tingkat Nasional 1976
Artis : Various 
Tahun Produksi : 1976
Produksi : Panitia FLPN & Asiri
Distributor : Purnama Records

Festival Lagu Populer Tingkat Nasional adalah ajang tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 1973 untuk mencari lagu terbaik yang akan dikirim ke Festival Lagu Pop tingkat dunia di Budokan Hall, Tokyo, Jepang. Setelah tahun 1973 menghasilkan lagu LOVE ETERNALLY karya NICK MAMAHIT, 1974 dimenangkan oleh lagu CINTA ciptaan TITIEK PUSPA dan 1975 giliran MINGGUS TAHITOE memenangkan ajang ini lewat lagu PERGI UNTUK KEMBALI, maka tahun 1976 ajang ini kembali digelar dengan menghasilkan 5 lagu finalis yang beradu memperebutkan posisi jawara. Berhasil menjadi pemenang di tahun ini adalah lagu berjudul RENJANA ciptaan GURUH SUKARNO PUTRA sebagai juara pertama, disusul PUTRI MOHON DIRI hasil karya ADJIE BANDI sebagai pemenang kedua. Lagu Renjana dikirim ke Festival Lagu Pop Dunia di Jepang lewat suara GRACE SIMON yang di tahun ini terpilih menjadi pemenang FESTIVAL PENYANYI POPULER yang diadakan berdampingan dengan Festival Lagu Populer, tapi sayang belum berhasil unjuk gigi. Uniknya di album ini, yang membawakan lagu RENJANA bukan Grace melainkan SANDRA SANGER. Sementara penyanyi-penyanyi lain yang menjadi pembawa lagu para finalis adalah RUDY DAMHUDI, TINA ROY, MELKY GOESLAW dan ERNIE DJOHAN. Karena hanya ada 5 lagu finalis, maka lagu-lagu finalis tahun sebelumnya disisipkan di album ini sebagai bonus track. Sayangnya, meskipun berjudul Festival Lagu tapi nama para pencipta lagunya yang notabene para finalis malah tidak tercantum di track list. 

Track List:

1. KISAH SEORANG DARA
Ernie Djohan
2. DAMAI
Melky Goeslaw
3. JANGAN BERSEDIH
Tina Roy
4. PUTRI MOHON DIRI
Adjie Bandi
Rudy Damhudi
5. RENJANA
Guruh Sukarno Putra
Sandra Sanger
6. PERGI UNTUK KEMBALI
Minggus Tahitoe
Grace Simon
7. HILANG DALAM KEGELAPAN
Frans Daromes
8. BAGAI BUNGA LAYU
Koes Hendratmo
9. SELAYU BUNGA DI TAMAN
Grace Simon
10. SAAT YANG KUNANTI
Frans Daromez
11. PERGI UNTUK KEMBALI
Minggus Tahitoe
Frans Daromez
12. HILANG DALAM KEGELAPAN
Koes Hendratmo
13. BAGAI BUNGA LAYU
Grace Simon
14. SELAYU BUNGA DI TAMAN
Frans Daromez
15. SAAT YANG KUNANTI
Grace Simon






RENJANA

Di malam hening
Tertegun kumerenung
Menanti fajar tak kunjung datang
Sukmaku bergetar
Digenggam halimun dingin
Terkungkung langit nan kelam

Pagi pun datang
Meremang cahya rawan
Seakan enggan menyongsong siang
Hatiku merintih ditindih derita beku
Merana berkawan sunyi

Tetesan embun mengusik mimpi
Ku terjaga
Ku meronta
Kutinggalkan mimpi hampa

Angin kembara
Menebar wangi bunga
Menepis mendung, mengusap embun
Hasratku menderu menuju dataran hijau

Tempat bersemi hayatku

Sunday, February 17, 2019

Norma Yunita - Kakek Sakti


Judul Album : Kakek Sakti
Artis : Norma Yunita
Tahun Produksi : 1977
Music Director : Aman Doris
Produser : Nyo Ben Seng
Produksi : Irama Tara

Pasca suksesnya CHICHA KOESWOYO dan ADI BING SLAMET sebagai supertstar anak-anak di era 70an, banyak bermunculan penyanyi-penyanyi anak-anak lainnya yang juga berhasil menjadi superstar. Lazimnya pada masa itu, seperti juga Chicha dan Adi yang lahir dari keluarga musisi, penyanyi-penyanyi cilik yang muncul pada masa itu juga lahir dari keluarga musisi, sebut saja JOAN TANAMAL, BOBBY SANDHORA MUCHSIN, VIEN IS HARYANTO, ARI A. RIYANTO, SARI KOESWOYO, SANTI SARDI, FITRIA ELVIE SUKAESIH, DEBBY IRAMA dan lain-lain. Maka ketika beberapa nama yang bukan berasal dari keluarga musisi berhasil menyeruak ke permukaan memang bisa dibilang 'luar biasa'. Nama-nama itu antara lain IRA MAYA SOPHA, DINA MARIANA, DIANA PAPILAYA dan NOURMA YUNITA. Debut Nourma di industri musik adalah album berjudul KAKEK SAKTI. Album pertamanya ini langsung mencuri perhatian dan membawa namanya dalam jajaran penyanyi cilik kondang di masanya. Lagu Kakek Sakti sendiri agak berbeda dengan lagu anak-anak pada masa itu yang biasanya diaransemen ringan. AMAN DORIS mengaransemen lagu ini dengan sentuhan nuansa tradisional dan warna mandarin, boleh jadi memang menyesuaikan judul 'Kakek Sakti' yang berkonotasikan pendekar kungfu. Sementara suara kanak-kanak Nourma terdengar bening dan jauh berbeda dengan warna khas vokalnya saat beranjak remaja dan dewasa. 

Track List:

1. KAKEK SAKTI
Mandoris
2. ASOOOOY
Mandoris
3. ADA TAMU
Mandoris
4. LAMPU WASIAT
Mandoris
5. JANGAN BOLOS
Sudibyo
6. GEMBIRA RIA
Mandoris
7. LUCU ADIKKU
S. Pri
8. PELAJARAN BAHASA
Mandoris
9. JAM LONCENG
Mandoris
10. JASA SEORANG IBU
Mandoris
11. GOYANG GOYANG
S. Pri
12. DI MALAM HARI
S. Pri
13. DISURUH IBU
Mandoris
14. NORMA SAKIT
M. Mamun
15. PAMANKU
S. Pri
16. IBUKU SAYANG
S. Pri
17. KAKEK BACA KORAN
M. Mamun
18. HARI LIBUR
Mandoris
19. KEBUN BINATANG
Purnomo
20. TERLAMBAT SEKOLAH
Yoyo






KAKEK SAKTI

Kakek yang sakti tolonglah kami
Tolong pinjamkan
Pinjamkan golok saktinya

Untuk apa cucu golok saktiku?
Untuk kami, untuk kami menebang bambu
Untuk apa cucu menebang bambu ?
Untuk kami, untuk kami mencolok bulan

Bulan jauh di awan..
Bulan jauh di awan..

Untuk apa cucu mencolok bulan ?
Untuk mainan, untuk mainan adik kami