Judul Album : Bunga Pujaan Penyanyi : Titiek Puspa Music Director : Syafiie Gimbloh Tahun Produksi : 1977 Produksi : Irama Tara
Sebagai seniman yang berhasil melampaui beberapa dekade dengan eksistensi yang terus terjaga, sosok TITIEK PUSPA memang istimewa. Sederet lagu-lagu hits berhasil diciptakan, dan melejitkan namanya sendiri ataupun banyak nama lain sebagai penyanyi. Kekuatan lagu-lagu Titiek boleh jadi adalah melodinya yang sederhana tapi tidak ‘pasaran’, serta liriknya yang lugas dan mudah dipahami. Tidak heran lagu-lagunya masih banyak dinyanyikan bahkan sampai saat ini. Dari sekian banyak album yang dihasilkan, memang sulit mengatakan album mana yang paling berhasil, karena nyaris di setiap albumnya ada saja hits besar yang muncul. Di album BUNGA PUJAAN ini, ada beberapa lagu yang menjadi hits besar seperti BING, SATU DIA dan CINTA PUTIH. Lagu BING sebelumnya pernah melejitkan nama GRACE SIMON, dan lagu ini boleh dibilang spesial karena diciptakan Titiek khusus untuk almarhum BING SLAMET. Versi Titiek di lagu ini terdengar penuh emosi dan penghayatan. Sementara lagu BUNGA PUJAAN yang dijadikan judul album agaknya kalah kuat dibandingkan hits-hits besar tadi. Lagu SATU DIA juga sempat melejit lewat suara BIMBO, sementara lagu CINTA PUTIH terakhir dirilis ulang oleh MELLY GOESLAW di album GLOW.
Track List (track 1-10 Titiek Puspa, track 11-16 Rose Kusumadewi. Composer not listed)
1. BUNGA PUJAAN 2. BING 3. SATU DIA 4. DIKAU DAN AKU 5. CINTA PUTIH 6. RINDU 7. BYE MY LOVE 8. JANGAN SOK TAHU 9. API ASMARA 10. SETELAH KAU PERGI 11. GADIS MALANG 12. KELABU 13. WANITA 14. BALADA NABI DAUD 15. TERLAMBAT 16. BURUNG KENARI
CINTA PUTIH
Bayu pun semilir Puspa pun mewangi karena dikau Bulan senyum ayu Surya keemasan karena dikau
Samudera menggelagar Gelombang berkejar karena dikau Symphony yang terindah Terciptalah sudah karena dikau
Dikau penyejuk rasa Bila senyummu mengalun Dikau hangatkan cinta Bila sentuhan berpadu
Dikau getarkan jiwa Dalam membisikkan cumbu rayu Syahdu dalam peraduan Hingga akhir mimpi, senyum
Cinta putih murni Balas kasih suci untuk dikau Dikau teruntuk daku Daku diciptakan untuk dikau
Tuhan bimbinglah kami Hidup berdua hingga akhir nanti Luhur ciptaanMu, Tuhan Kekal cinta putih murni
Judul Album : Kabut di Kaki Langit Penyanyi : Sophia Latjuba Music Director : Indra Lesmana Tahun Produksi : 1995 Produser : Indra Lesmana Produksi : Union Artis Distributor : Metrotama Records
Karir musikal SOPHIA LATJUBA memang mencapai puncaknya ketika ditangani oleh INDRA LESMANA. Ketika pertama kali terjun ke industri musik, orang lebih banyak membicarakan soal keindahan fisiknya dan menganggap kehadiran Sophie di industri ini hanya sekedar numpang lewat. Tapi setelah ditangani Indra di kolaborasi pertama mereka HANYA UNTUKMU, potensi Sophie mendadak terlihat jelas. Vokal Sophie yang dulunya dianggap ‘aneh’ ternyata bisa menjadi unik ketika mendapatkan lagu-lagu yang cocok dan aransemen yang pas. Indra bisa menampilkan keunikan Sophie itu dan membungkusnya dalam sebuah karya musik yang enak disimak, sehingga album-album Sophie bersama Indra berhasil diterima pasar dengan bagus. Album KABUT DI KAKI LANGIT melejitkan single DIAM sebagai lagu hits. Lagunya memang asyik dan pas dengan karakter vokal Sophie. Hanya sayangnya, album ini adalah kolaborasi terakhir Sophie bersama Indra, karena setelah ini perkawinan mereka berakhir. Dan ternyata, karir Sophie di industri musik memang menjadi redup setelah lepas dari Indra. Sungguh sayang.
Track List
1. DIAM Indra Lesmana & Mathias Muchus 2. KABUT DI KAKI LANGIT Indra Lesmana & Mathias Muchus 3. BILA Indra Lesmana & Mathias Muchus 4. AKHIR Indra Lesmana & Mathias Muchus 5. MERAH Indra Lesmana & Mira Lesmana 6. PUJANGGA Indra Lesmana & Mathias Muchus 7. MAGMA Indra Lesmana & Mathias Muchus 8. MATA HATI Indra Lesmana & Mira Lesmana
DIAM
Kau diam, hening sejenak Tiada kata-kata, wajahmu merona Aku tahu kau salah Aku juga diam seribu bahasa
Biarkan kata hati yang bicara Karena ada kejujuran disana Biarkan waktu menjawabnya Karena kita perlu diam sejenak
Judul Album : Jadi Presiden Penyanyi : Various Artists Tahun Produksi : 1999 Produser : Oddie Agam Produksi : Twilite Records Distributor : Pro Sound
Sebuah album ‘keroyokan’ penyanyi dan musisi kondang memang biasanya punya misi tersendiri. Dan biasanya album seperti ini bisa berhasil dari sisi industri karena menampilkan banyak nama yang sudah pasti punya banyak massa. Album JADI PRESIDEN boleh jadi diproduksi dengan tujuan serupa, karena misi dari album keroyokan ini adalah untuk memberi bantuan pada para pengungsi di ACEH yang saat itu masih menjadi daerah konflik. ODDIE AGAM yang berasal dari Aceh merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu bagi daerah leluhurnya, sehingga menyatukan musisi dan penyanyi kondang dari Indonesia dan Malaysia dalam sebuah album kolaborasi ini. Maka nama-nama seperti ACHMAD ALBAR, LILO, WARNA, SANIA, EKA DELI dari Indonesia kemudian berkolaborasi bersama SHEILA MAJID dan SHIOK CREW dari Malaysia. Sesuai dengan trend R&B yang sedang in saat itu, maka lagu andalan JADI PRESIDEN diaransir dalam warna R&B oleh YUDHIS DWIKORANA dan dinyanyikan rame-rame. Sebuah lagu yang catchy dan easy listening, tapi sayangnya tidak berhasil menembus pasar. Niat mulia untuk memberi bantuan kepada para pengungsi Aceh-pun tidak bisa terlaksana maksimal. Pasar memang tidak bisa diprediksi.
Track List
1. JADI PRESIDEN Oddie Agam All Artists 2. WRITTEN IN THE STARS Oddie Agam All Artists 3. MENANG SENDIRI Dodick LA & Marshall Enji 4. PINTER PINTERAN Oddie Agam Oddie Agam 5. ONE INDONESIA Boon Glenville Salay & Oddie Agam 6. ADA KAMU Oddie Agam Oddie Agam 7. S.O.T. (SEMUA ORANG TAHU) Ajai REM 8. AKHIRNYA Younky Soewarno & Deddy Dhukun Oddie Agam
JADI PRESIDEN
Saat anak yang lain Gembira dan bermain Kau banting tulang di jalanan
Saat kita melayang Nikmati kasih sayang Engkau masih meraba Arti kehidupan
Siapa tahu, lain waktu..
Hey hey, bisa jadi presiden Siapa tahu hey hey.. Bisa jadi presiden
Kau dambakan rasa cinta Bikin hati bahagia Nikmatnya seperti jadi presiden
Semua melihat kamu Hanya setengah kasihanimu Tanpa tergerak berbuat sesuatu
Setitik cinta kamu Untuk dia sejuta harapan Hati jadi melayang Serasa di atas awan
All together, all the same Not a game, lose to blame You’re the claim, state your claim Name the same, same as fame I see you running now Yeah, keep it going Sing it all
Judul Album : Aduh, Ma’! Penyanyi : Hetty Koes Endang Music Director : Willy Soemantri Tahun Produksi : 1983 Produser : Senjaya Wijaya Produksi : Musica Studio’s
Sebagai vokalis, HETTY KOES ENDANG memang sudah tidak diragukan lagi kemampuan vokalnya. Setelah malang melintang dan memenangkan berbagai festival nasional maupun internasional, rasanya tidak ada yang memungkiri kalau dia adalah salahsatu penyanyi perempuan paling kuat di Indonesia. Dengan kekuatan vokalnya itu, mestinya Hetty juga ‘memamerkan’ kehebatannya dalam album rekamannya. Hanya saja kalau bicara industri, agaknya jenis musik yang memamerkan kelihaian olah vokal tidak memiliki nilai jual tinggi. Jadi tidak heran, untuk kepentingan rekaman dan ‘daya jual’, Hetty akhirnya lebur dalam berbagai genre musik. Mulai dari pop cengeng, pop kreatif, dangdut, pop daerah, pop rock, bahkan keroncong. Sebuah upaya yang cerdik, karena tidak mudah seorang penyanyi bisa lebur dalam berbagai genre dengan hasil maksimal. Dan Hetty punya kemampuan untuk itu. Tidak heran namanya bisa terus eksis di era 70an dan 80an karena upaya cerdiknya itu. Album ADUH, MA’! adalah salahsatu albumnya di genre pop (waktu itu belum ‘dipisahkan’ antara genre pop cengeng dan pop kreatif). Lagu jenaka ADUH, MA’! terpilih menjadi andalan dan lumayan bagus mendapat sambutan. Tapi tidak seperti era setelahnya ketika melejit dengan lagu-lagu jenaka semacam DEMI CINTA NIH YE.. atau BERDIRI BULU ROMAKU, lagu ADUH, MA’! masih digarap ‘serius’ secara musik. Di sesi musik ada nama-nama seperti WILLY SOEMANTRI, DODO ZAKARIA, RUDY GAGOLA dan UDIN ZACH, plus dukungan string dan brass section yang menjadikan album ini lebih ‘berkualitas’ dibandingkan album-album jenaka Hetty di era pertengahan 80an.
Track List
1. ADUH, MA’! Carl & Willy Soemantri 2. NAMUN KU PUNYA HATI Freddie Fernandez & Mohd. Alif 3. BUAT MALAM MINGGU Bambang Kadi 4. MELUPAKANMU AKU TAK MAMPU Titik Hamzah 5. SAMPAI NANTI Eric Van Houten 6. BIARKAN MEREKA Robby Lea 7. SEHITAM BENCI Erens F. Mangalo 8. DIALAH SATU DIHATIKU Harun Krishna 9. BANGUNLAH UNTUK NEGERI Rudy R. 10. DUNIA Yonas Pareira 11. MAU TAHU SAJA Nuskan Syarief
ADUH, MA’!
Pertama kali ku jumpa dia Dalam bus kota Dia tersenyum dan berdiri Memberiku bangku Ku tersipu malu dan mengucap, “Terima Kasih.” Dia membalas dengan ramah, “Kembali..”
Aduh Ma, aduh Ma.. siapa dia ? Senyumnya menawan hati Dan mempesonaku Aduh Ma, aduh Ma.. siapa dia ? Ingin melirik aku malu Namun hati tiada menentu
Kedua kali tak kusengaja Bertemu lagi Dalam bus kota yang itu juga Dia memandangku Berbasa-basi aku menyapa, “Hey, apa kabar ?” Tak kusangka, tak kuduga Kini menjadi kasihku
Aduh Ma, aduh Ma.. senangnya Kekasih idaman hati kini disisiku Aduh Ma, aduh Ma.. senangnya Berdua kami bahagia Karena jumpa dalam bus kota
Judul Album : Hari Dansa Penyanyi : Gito Rollies Tahun Produksi : 1990 Produser : Handoko Kusuma Produksi : Harpa Records Distributor : Bursa Music
Nama GITO ROLLIES memang identik dengan jenis musik rock. Kiprahnya di musik ini memang terentang jauh dari awal karirnya sehingga imagenya lekat dengan genre ini, padahal tidak selalu Gito tampil membawakan musik ini. Memasuki era 90an nampaknya Gito sedang asyik di genre pop disko. Setelah sukses dengan soundtrack film VALENTINE yang ngedisko itu, Gito kemudian merilis beberapa single album di genre ini dan mendapat sambutan bagus. Single album HARI DANSA adalah salahsatu album Gito di genre ini. Mengandalkan lagu karya ADI ADRIAN & ANDY JULIAS, Gito mencoba menarik perhatian pasar. Hanya sayangnya, dibandingkan album disko Gito yang lain seperti NONA, album ini terhitung tidak berhasil. Boleh jadi karena materi lagunya memang yang tidak begitu ‘nendang’, atau karena promosi yang kurang. Uniknya, meskipun album ini berjudul HARI DANSA dan musiknya jelas-jelas pop disko, tapi materi lain di album ini berisi lagu-lagu pop rock dan slow rock dan dibawakan oleh penyanyi-penyanyi di genre ini seperti ACHMAD ALBAR, NIKE ARDILLA, CUT IRNA, DEDDY DORES dan DELLY ROLLIES. Image Gito memang masih tetap rock meskipun membawakan disko. Dan ironisnya, yang menjadi hits dari album ini justru single milik NIKE ARDILLA berjudul RONA RONA BIRU.
Track List
1. HARI DANSA Adi Adrian & Andy Julias Gito Rollies 2. RONA RONA BIRU Dommy Allen Nike Ardilla 3. CINTAKU TIDAK SEDIKIT Deddy Dhukun & Bidin Achmad Albar 4. TERANGILAH Dommy Allen Ian Rod’s 5. RACUN Ronald Ronald 6. HITAMNYA DUNIA Leo Manuputty Delly Rollies 7. GAPAILAH KEBAHAGIAAN Herbert Zelin & Richie G. Astuti 8. KAMU Deddy Dores Deddy Dores 9. TUJUH BELAS Yuke Sumeru Cut Irna 10. SURAT Deddy Dores Deddy Dores
HARI DANSA
Enam hari telah berlalu dalam seminggu Kerja keras tiada jemu Pola sama rutin dari waktu ke waktu Robot robot kota yang kaku
Hallo boss tua, boss muda dan boss wanita Hallo juga buat abang-abang Satu hari kita buang dalam seminngu Kita cari satu lagu
Nyanyikan lagu kita Mari semua suka-suka Ayo goyang semua tepuk tangan Cari pasangan kita dansa bersama
Pak Polisi, Politisi dan Usahawan Hentikan dulu semua kerja Kan sudah cukup waktu kerja dalam seminggu Hari ini hari dansa
Judul Album : Hatimu Hatiku Penyanyi : Maya Rumantir & Roy Rumantir Music Director : Bartje Van Houten Tahun Produksi : 1983 Produksi : Purnama Records
Kolaborasi kakak beradik dalam industri musik Indonesia memang bukan hal baru. Dari mulai duo, trio, sampai kelompok band yang berformasi saudara-saudara sekandung telah lama dibentuk dan bahkan meraih sukses besar seperti KOES BERSAUDARA, BIMBO, LEX’S TRIO atau FRANKY & JANE. Barangkali ini juga yang mendasari dibentuknya duo kakak beradik MAYA & ROY RUMANTIR. Hanya saja, duo ini dibentuk setelah Maya mendapat posisi bagus di industri musik, sementara Roy masih belum punya nama. Dengan kata lain, Maya-lah yang menjadi daya jual duo ini, atau boleh dibilang Maya dipakai sebagai ‘umpan’ untuk memperkenalkan Roy kepada masyarakat. Duo ini sempat menghasilkan beberapa album rekaman, salahsatunya adalah album berjudul HATIMU HATIKU ini. Bukan lagu baru, karena lagu ini adalah hits evergreen dari THE TUMBLEWEEDS yang aslinya berjudul SOMEWHERE BETWEEN, yang di era 70an sempat sukses besar ketika diadaptasi menjadi HATIMU HATIKU dan melambungkan duo MUCHSIN ALATAS & TITIEK SANDHORA. Hasilnya memang cukup lumayan, setidaknya nama Roy menjadi dikenal meskipun tidak berhasil melejit menyamai Maya.
Track List
1. HATIMU HATIKU Lirik : E. Hasan 2. HARI INI MALAM INI Harry Sabar 3. PESONA CINTA Blandy Paays 4. ADAKAH HARI YANG CERIA Leo Manuputty 5. AKU RINDU SUARAMU Adriadie 6. LAGU RINDU Thos M. 7. KASIHKU KASIHMU Benny Van Houten 8. BIARLAH ABADI Erens F. Mangalo 9. HARI PASTI BERGANTI Bartje Van Houten 10. YANG KUDAMBA Andy Nasution
HATIMU HATIKU
Betapa sayangku, engkaupun tahu Kukira kaupun begitu Namun sayang adalah sesuatu Antara engkau dan aku
Diantara hatimu hatiku Terbentang dinding yang tinggi Tak satu jua jendela disana Agar ku memandangmu
Ada suatu antara kita Yang tak dapat kumengerti Hanya senyummu selalu membayang Membuat ingin bertemu
Judul Album : Pop Anak-Anak Volume 3 Penyanyi : Ari A. Riyanto Music Director : A. Riyanto Tahun Produksi : 1976 Produser : Eugene Timothy Produksi : Remaco
Dari sederet penyanyi anak-anak yang merajai industri musik tahun 70an, nyaris semuanya adalah anak dari musisi top saat itu. Boleh jadi karena trend, atau mungkin juga karena anak-anak musisi dan penyanyi lebih gampang mendapatkan akses untuk rekaman. Salahsatu anak musisi yang muncul dan adalah ARI A. RIYANTO. Dari namanya sudah jelas kalau dia adalah anak musisi kondang A. RIYANTO. Ari punya modal suara yang cukup memadai, hanya sayangnya dia masih belum juga bisa ‘mengalahkan’ sang jawara penyanyi anak-anak cowok saat itu : ADI BING SLAMET. Album-album Ari memang lancar dirillis, tapi tidak sanggup mengantarnya menjadi superstar cilik. Di album ketiganya ini Ari menyajikan lagu-lagu yang cukup easy listening, tapi sayangnya tidak ada yang meroket menjadi hits besar. Karir Ari di industri musik juga tidak langgeng. Namanya tenggelam setelah masa kanak-kanaknya lewat. Setelah dewasa dia lebih banyak bermain di belakang layar sebagai arranger, antara lain untuk album sang adik : LISA A. RIYANTO. Side B album ini berisi lagu-lagu dari PARADISE GROUP pimpinan AMANDORIS yang menampilkan penyanyi anak-anak LOULA PARUNTU.
Track List (track 1-10 : Ari A. Riyanto, track 11-20 : Loula Paruntu)
1. HUJAN GERIMIS A. Riyanto 2. MENYANYI DAN TERTAWA A. Riyanto 3. KAKEKKU B. Hariadi 4. JELITA A. Riyanto 5. NEGERI MAKMUR A. Riyanto 6. GATOTKACA EDAN Andjar Any 7. SIBUK S. Manto & A. Riyanto 8. BERMAIN MUSIK A. Riyanto 9. MAIN BOLA Joublig 10. TURUT AYAH IBU A. Riyanto 11. MAMA SY. D. Djufari 12. PSSI Amandoris 13. AKU BERJANJI Amandoris 14. JASA IBU BAPAK Amandoris 15. BELINDO Amandoris 16. PAK TANI Amandoris 17. KASET BARU Amandoris 18. PATAH TUMBUH Amandoris 19. TAMAN BUNGA Ronny 20. KETOPRAK Max M.
HUJAN GERIMIS
Mis mis mis hujan gerimis Petok petok ayam bertelor (Telornya berapa satu dua tiga)
Dul dul dul kepala gundul Belajar ngitung salah melulu (Tetapi anehnya bisa jadi kaya)
Kaya karena apa? TABANAS lah sebabnya Coba ikutlah dia Kau juga akan kaya
Tokotokotok tokek Oh tokotokotok tokek Kalau tangan di ketek Pasti kantongnya lagi bokek
Judul Album : Hatiku Membeku Penyanyi : Vivi & Nita Music Director : Charlie Ibrahim Tahun Produksi : 1981 Produksi : Flower Sound
Duo VIVI & NITA tergolong sukses di masanya. Berawal dari duo anak-anak yang melejit diantara merebaknya penyanyi solo, nama mereka terus eksis ketika menjelang remaja dan beralih musik menjadi lagu-lagu pop dewasa. Salahsatu album yang terhitung ‘meledak’ adalah album berjudul HATIKU MEMBEKU ini. Boleh jadi karena mereka membawakan lagu ciptaan hitsmaker saat itu RINTO HARAHAP. Duo seperti mereka sebenarnya jarang ditemui di industri musik, karena memang jarang yang bisa bertahan awet kecuali beberapa nama. Vivi & Nita tergolong awet, tapi sayangnya memasuki usia dewasa duo ini bubar. Nita kemudian bersolo karir dan cukup melejit dengan nama NITA WIBAWA, sementara Vivi kiprahnya tidak terdengar lagi.
Track List
1. HATIKU MEMBEKU Rinto Harahap 2. SENANDUNG CINTA Endar P. & Pam Pam 3. DEWA ASMARA Charles Hutagalung 4. TERNYATA ENGKAUPUN MALU Evi P. & Pam Pam 5. MANA JANJIMU Antonius H. 6. LAMA KUNANTI Charles Hutagalung 7. ASMARA REMAJA Pance Pondaag 8. KEJAR CITA-CITAMU Charles Hutagalung 9. OH IBU Acong 10. JANGAN DULU Anto SG 11. IMPIAN REMAJA Hamiedan AC 12. BUNGA BANGSA Yonas Pareira
HATIKU MEMBEKU
Untuk apa airmatamu Takkan tumbuh dahan yang patah Relakanlah aku pergi, sayang Cari saja penggantiku
Untuk apa engkau menangis Tiada guna engkau sesalkan Telah membeku hati ini, sayang Cari saja penggantiku
Cinta oh cinta… Telah menghilang dihatiku Cinta oh cinta… Takkan mungkin tumbuh lagi
Sungguh sakit hatiku ini Engkau pergi tinggalkan daku Kurelakan engkau pergi, sayang Demi cinta suci ini
Format duo dalam industri musik Indonesia memang tidak sebanyak format solo atau band. Dan dari yang sedikit itupun, hanya beberapa saja yang benar-benar membentuk duo. Lebih banyak yang terjadi adalah duo ‘dadakan’ alias kolaborasi temporer yang hanya dilakukan dalam satu proyek rekaman saja. Label yang sering memproduksi album semacam ini di era 80an adalah PURNAMA RECORDS. Beberapa kali mereka memproduksi album dengan label PARADE ARTIS DUET dan seringkali menggabungkan beberapa penyanyi yang ‘tidak terduga’ seperti kolaborasi FARIZ RM & ARIE KOESMIRAN, atau malah berhasil melahirkan duo yang lumayan eksis seperti duo ALEX KEMBAR & HERLIN WIDHASWARA. Di album PARADE ARTIS DUET dengan bandrol AISYAH ini, Purnama Records mencoba mengkolaborasikan dua nama yang sedang menjadi most wanted saat itu yaitu SANDRO TOBING & MAYA RUMANTIR. Mereka menyanyikan sebuah lagu ber-beat asyik ciptaan HARRY SABAR berjudul AISYAH. Lagu ini sendiri sebenarnya bukan lagu baru karena pernah dirilis oleh HARRY SABAR di album BAYANG PESONA tapi dengan judul PUSPITA, dan tidak diunggulkan. Lagu ini baru melejit setelah dirilis ulang oleh KEENAN NASUTION & IDA ROYANI dengan judul AISYAH, dan tambah melejit lagi setelah dibawakan oleh MAYA & SANDRO ini. Selebihnya, album ini berisi lagu-lagu berformat duet yang sudah pernah dirilis sebelumnya, dan menampilkan sederet ‘duo’ seperti TITIEK SANDHORA & MUCHSIN ALATAS, VIVI & NITA, KEMBAR GROUP, HARVEY MALAIHOLLO & RAFIKA DURI, dan bahkan KOES PLUS.
Judul Album : Pesona Alam Penyanyi : Swaddhitra Tahun Produksi : 1981 Produser : Hartono Hendra Produksi : Akurama Records
SWADDHITRA (SWARA MAHARDDHIKA PUTRA) adalah sebuah kelompok band yang lahir dari komunitas SWARA MAHARDHIKA pimpinan GURUH SOEKARNO PUTRA. Selain eksis di bidang seni tari, rupanya komunitas ini juga mempunyai bakat-bakat yang bisa diarahkan untuk eksis di bidang musik dan tarik suara. Kelompok ini beranggotakan TOAR KANSAI, BARIN REZA, HENDRO SETIADJI, BUDDY PRASANTO, GATOT HARIYADI, JOHNY LEWERISSA, MARGO SUBAGIO, ENNY ISMAWATY, HERMAN NASUTION, serta dibantu backing vocal dari SANTI SANDRA PRIMANTI, DWIJAYATI dan MEYDIANA MAEMUNAH (dua nama terakhir ini kemudian kita kenal sebagai TITI DJ dan MEMES). Dukungan GURUH SOEKARNO PUTRA muncul dari dibawakannya salahsatu lagu karya Guruh berjudul NOSTALGIA 1975 (MAU KEMENONG). Lagu ini terdengar meriah dengan aransemen megah ala Guruh plus paduan warna latin, sangat pas dibawakan oleh suara JOHNY LEWERISSA yang khas itu. Lagu lain yang juga kuat adalah PESONA ALAM dan DAMBA KASIH.
Track List
1. DAMBA KASIH Barin Reza & Dorias Pribadi Johny Lewerissa 2. PESONA ALAM Barin Reza & Dorias Pribadi Enny Ismawaty 3. NOSTALGIA 1975 (MAU KEMENONG) Guruh Soekarno Putra Johny Lewerissa 4. GITA RASA Barin Reza & Dorias Pribadi Johny Lewerissa 5. HIMBAUAN Margo Subagio & Dorias Pribadi Herman Nasution 6. KHAYAL CINTA Barin Reza & Dorias Pribadi Herman Nasution 7. KAU DAN AKU Johny Lewerissa & Dorias Pribadi Johny Lewerissa 8. JUWITA ASMARA Barin Reza & Dorias Pribadi Herman Nasution 9. KELAM Randy Anwar Johny Lewerissa 10. HASRAT UMAT Totom Kodrat & Dorias Pribadi Johny Lewerissa
NOSTALGIA 1975 (MAU KEMENONG)
Boots tinggi ujung runcing Jeans ketat model Paris Hem longgar buat nge-bowling Dan jambul potongan Elvis
Itu gaya gedongan Semak golongan jetset Di tahun tujuhlimaan Ke disko pada bejoget
Yo, ajojing.. ajojing.. Goyang-goyangkan body Hustle San Francisco Samba ala Le Seat
Ini adalah 'harta karun' buatku. Koleksi kaset lagu-lagu Indonesia lawas yang semakin hari semakin sulit dicari. Bagi yang tahu lagunya tapi tidak tahu rupa sampul kasetnya, silahkan melihat-lihat disini. Bagi yang tahu lagunya dan ingin bernyanyi, silahkan lihat lirik lagunya. Have a good time.. mohon maaf blog ini TIDAK MENYEDIAKAN LINK UNTUK DOWNLOAD... thanks