Thursday, November 14, 2013

Ervinna & Arie Wibowo - Angin Sorga


Judul Album : Angin Sorga
Artis : Ervinna & Arie Wibowo
Tahun Produksi : 1987
Music Director : Nyong Anggoman & Masary (Arie Wibowo)
Produser : Sutjipto DJ & Arie Wibowo
Produksi : Cipto Records
Distributor : MSC Records

Sebuah kolaborasi musik yang baik membutuhkan chemistry agar menghasilkan output yang menghibur dengan 'jujur'. Kadang ada dua penyanyi yang sepertinya cocok bila diduetkan ternyata tidak pas, sementara ada yang sepertinya tidak 'nyambung' tapi ketika disatukan malah menghasilkan kekuatan baru. ERVINNA dan ARIE WIBOWO boleh jadi bisa mewakili contoh kedua. Ervinna yang sudah melanglang buana dan menghasilkan ratusan album dalam berbagai genre punya timbre vokal unik yang sepertinya tidak pas bila disandingkan dengan ARIE WIBOWO yang lebih dikenal sebagai penyanyi genre pop 'main-main' pasca meledaknya MADU DAN RACUN dan album-album setipe yang dirilis kemudian. Untungnya 'gap' itu berhasil diatasi dengan pemilihan lagu yang tepat dan cerdas. Lagu ANGIN SORGA adalah sebuah lagu 'serius' dengan intepretasi yang santai dan sedikit main-main, mewakili image yang sudah tertanam pada dua penyanyinya. Lagu bermelodi menenangkan ini dibalut lirik bertutur yang menyerupai dialog. Dan kedua penyanyi ini mampu menaklukkan lagu ini dengan tepat, meskipun di beberapa bagian 'dialog' Ervinna seperti kagok saat melagukan kata-kata semacam "angin sorga, maaas..", terdengar agak aneh tapi justru boleh jadi menjadi gimmick yang menjadikan lagu ini diingat orang. Kolaborasi ini sukses di pasaran. Album ini laris manis dan duet merekapun berlanjut di album berikutnya.

Track List:

1. ANGIN SORGA
Arie Wibowo
2. API CINTA
Arie Wibowo
3. SURAT PERTAMAKU
Junaedi Salat
4. ROCK N ROLL BAND
Amin Ivos
5. KAU JEJAKA
Nuche F.
6. UNTUK SATU KATA
Ithinx
7. GENGSI DONG
Paulce P.
8. KAU SATU SEGALANYA
Reza Anggoman
9. SIAPA TAHAN
Anton Siallagan
10. MOTOR ANAK JALANAN
Paulce P.





ANGIN SORGA

Bolehkah kutanya,
Pernahkah kau merasakan
Setiap berjumpa 
Berdebar di dada 

Aku tahu..
Itu tandanya dihatimu
Mulai tumbuh benih-benih cinta
Yang pertama
Yang pertama ah..

Mengapa semua terasa indah
Bila kulihat senyum manisnya
Mengapa di setiap saat
Ingin selalu jumpa dengannya
Oh mengapa..

Aaah.. itu rindu..

Bolehkah kutahu
Untuk siapakah itu
Perasaan rindu yang dihatimu
Dihatimu..

Adakah kau rasakan
Sikapku selama ini
Rasa rindu itu hanya untukmu
Untuk kamu..

Resah hatiku karenamu
Kau hanya menghibur hatiku
Sampai mati cintamu kudamba
Ah hanya angin sorga di telinga

Aah.. angin sorga..
Aku rindu..
Angin sorga..
Aku rindu..
Angin sorga, mas..
Aku rindu..
Angin sorga..

No comments: