Friday, January 31, 2014

Elly Ermawatie - Janji Bagai Duri


Judul Album : Janji Bagai Duri
Artis : Elly Ermawatie
Tahun Produksi : 1988
Music Director : A. Riyanto
Produser : A. Riyanto
Produksi : Arco & Remaco
Distributor : Virgo Ramayana Records

Kesuksesan sandiwara radio SAUR SEPUH memang sangat fenomenal. Profesi dubber alias pengisi suara sandiwara radio yang sebelumnya tidak diperhatikan, gara-gara sukses ini mereka-mereka yang ada di belakang layar menjadi selebritis yang dipuja banyak orang. Salahsatu yang paling bersinar adalah ELLY ERMAWATIE pemeran MANTILI dalam sandiwara radio sekaligus pemeran dalam versi layar lebar. Kepopuleran Elly kemudian bertambah saat merambah dunia musik dengan merilis album pertamanya INDAH CINTA PERTAMA, hasil duetnya dengan penyanyi ERRY PRIMA. Album itu berhasil diterima pasar dengan baik, dan membuat Elly lebih 'pede' untuk merilis album selanjutnya sendiri saja tanpa kehadiran penyanyi lain sebagai teman duet. Album keduanya masih ditangani A. RIYANTO dan dirilis dengan judul JANJI BAGAI DURI. Album ini tidak hanya berisi lagu-lagu, tapi juga menampilkan narasi-narasi dan drama di sela-sela transisi lagu yang dimainkan Elly bersama PETRUS URSPON dan IRIYANTI, dalam sebuah 'sandiwara' dengan tokoh AYU RETNO SAWITRI dan FANDI. Lagu andalan JANJI BAGAI DURI sendiri terdengar easy listening dengan progresi nada melodius khas A. RIYANTO, hanya saja diintepretasikan Elly dengan cukup 'lebay' lengkap dengan isakan tangis. Sayangnya album ini tidak mendapat sambutan sebaik album pertamanya meskipun popularitas Saur Sepuh saat itu masih cukup kuat. 

Track List:

1. JANJI BAGAI DURI
A. Riyanto
2. MESRA PANDANGANMU
A. Riyanto
3. AKU RINDU KAMU
A. Riyanto
4. BIAR MEMUTIH RAMBUTKU
Nuke
5. DANAU PENUH BUNGA
A. Riyanto
6. HARAPAN PUNAH
Dipo
7. ENGKAU BUKAN MILIKKU
Bambang Kadi
8. MANIS DIBIBIR SAJA
Mully M.






JANJI BAGAI DURI

Senja yang sunyi sepi
Dingin meraba wajahku ini
Kau tak kembali lagi
Engkau telah mengingkari janji

Sendu tangis hatiku
Mengapa tega nian hatimu
Kau goreskan sembilu
Tak peduli hatiku yang rindu

Dingin ditiup angin
Benci dan rindu
Derai air mataku karenamu

Indah janji janjimu
Kini telah jadi duri duri
Kau hancurkan harapan
Dendamku tak terpadamkan lagi

No comments: