Showing posts with label Tuti Kanta. Show all posts
Showing posts with label Tuti Kanta. Show all posts

Friday, April 22, 2016

Seleksi Festival Pop Indonesia ke 3


Judul Album : Seleksi Festival Pop Indonesia ke 3
Artis : Various
Tahun Rilis : 1985
Produksi : ASIRI
Distributor : Puspita Records

Produser memang selalu punya kiat untuk menarik minat pasar. Berbagai macam cara dilakukan demi mengikuti 'arus' trend. Di pertengahan era 80an, album SELEKSI POP yang berisi lagu-lagu hits yang dinyanyikan kembali oleh penyanyi lain atau lazim disebut cover version mendadak menjadi trend tersendiri di industri musik Indonesia. Maka di pasaranpun bertebaran album-album serupa dengan design cover dan tipografi yang seragam meskipun dirilis oleh label-label yang berbeda. Hanya saja, tidak semua album-album berbandrol Seleksi Pop yang benar-benar produksi baru alias cover version dari lagu-lagu hits saat itu. Ada juga label yang memanfaatkan trend ini dengan mengeluarkan album-album lama dengan 'kemasan' Seleksi Pop untuk menarik perhatian pasar. Salah satunya adalah album rilisan PUSPITA RECORDS berjudul SELEKSI FESTIVAL POP INDONESIA KE 3 ini. Membaca sekilas cover album ini, mungkin kita akan berasumsi bahwa album ini berisi lagu-lagu seleksi dari album-album Festival Lagu Populer Indonesia. Ternyata ini hanya 'akal' produser saja. Album ini sebenarnya adalah rilisan ulang dari album FESTIVAL LAGU POP ASEAN tahun 1983 yang lumayan laris di pasaran lewat lagu BOROBUDUR dari EUIS DARLIAH dan NOLA TILAAR. Saat dirilis kembali dalam bentuk album 'seleksi' ini, lagu BOROBUDUR justru tidak dicantumkan di cover depan. Yang menjadi daya jual adalah lagu ALAM ASA yang dinyanyikan VINA PANDUWINATA, boleh jadi karena saat itu nama Vina memang sedang berjaya di ajang FLPI. Apapun, kehadiran album ini justru menjadi koleksi unik saat ini karena kehadirannya saat itu mungkin tidak terdeteksi karena bertebarannya album semacam ini. 

Track List:

1. ALAM ASA
Hermawan & Ferina
Vina Panduwinata
2. NALURI WANITA
Harry Toos
Big Kid's
3. ANAK NELAYAN
Dani Mamesah
Lex's Trio
4. ANUGRAH DAN KEMESRAAN
Ongen Latuihamallo
Bob Tutupoly & Lex's Trio
5. TERCIPTA TEMBANG KASIH BAGI IBU
Anton Issoedibyo
Hetty Koes Endang
6. BOROBUDUR
Chacken M.
Euis Darliah & Nola Tilaar
7. MUCH SWEETER THAN WINE
Dani Mamesah
Marini
8. MADAH CINTA
Melky Goeslaw & Massito
Melky Goeslaw & Tuti Kanta
9. BAGIKU KAU SEGALANYA
Anton Issoedibyo
Zwesty Wirabhuana
10. SELAMAT TINGGAL DUKA
Paramitha Rusady
Ully Sigar







ALAM ASA

Sentuhan senja memukauku
Meraja buaian anganku
Ketika ilalang membuka kisah ini
Memudar impian, berlari jauh kini
Berkilas senantiasa dia dalam hati
Dalam hati, dalam hati, dalam hati..

Wajah nan tulus memukauku
Merpati terbang ke arahmu
Kemarau menghijau
Semesta alam ceria
Bahagia menutup seribu duka rasa
Kau taburkan citra hidupku hari ini
Hari ini, hari ini, hari ini..

Oh, serumpun pesona diri
Terlintas bagaikan mimpi
Menyapa pujaan hati
Oh, tiada gejolak sunyi
Dukaku kini berlari
Kini anganku melambung tinggi

Friday, December 5, 2014

Melky Goeslaw & Masnait - Keong Emas


Judul Album : Keong Emas
Artis : Melky Goeslaw & Masnait
Tahun Produksi : 1984
Produksi : BIP Records
Distributor : Windu Angkasa Audio

Setelah sukses menciptakan dan membawakan lagu tematis berjudul TAMAN MINI INDONESIA INDAH menjadi hits di masanya, MELKY GOESLAW kembali menciptakan dan membawakan lagu serupa. Momentumnya adalah saat di TMII dibuka sebuah gedung teater IMAX berbentuk unik yang diberi nama KEONG EMAS. Pembukaan Keong Emas ini segera menjadi pembicaraan karena teater IMAX termasuk sangat modern pada jamannya, sehingga menjadi berita nasional. Kesempatan ini digunakan Melky untuk merilis album berjudul KEONG EMAS dan menyanyikannya bersama MASNAIT, Vokal Group kondang era 80an. Lagu yang sangat khas 'Orde Baru' inipun cukup sukses menjadi hits meskipun memang tidak seberhasil lagu Taman Mini Indonesia Indah yang masih terus terngiang bahkan sampai saat ini. Album ini sebenarnya tidak hanya menampilkan Melky dan Masnait saja, karena ada RITA BUTAR BUTAR dan ada  TUTI KANTA yang berduet bersama Melky di lagu DUA SEJOLI, seperti hendak mengulang sukses duet mereka di ajang FLPA setahun sebelumnya. Album tematis semacam ini boleh jadi susah diproduksi di era sekarang ini, tapi inilah 'kehebatan' era 80an saat industri musik kita berjalan sangat kondusif. 

Track List:
(semua lagu ciptaan Melky Goeslaw kecuali track 3 Harry VH, track 8 Hanny T.)

1. KEONG EMAS
Melky Goeslaw & Masnait
2. JANTUNG SEHAT
Rita Butar Butar & Masnait
3. DUA SEJOLI
Melky Goeslaw & Tuti Kanta
4. KARENA DIRIMU
Melky Goeslaw
5. KAU TETAP MILIKKU
Melky Goeslaw
6. DASAR PEREMPUAN
Melky Goeslaw
7. TAK KUSANGKA
Rita Butar Butar
8. SALAH SIAPA
Melky Goeslaw
9. TERSIKSA
Melky Goeslaw
10. BADAI DIHATI
Melky Goeslaw





KEONG EMAS

Keong Emas
Berkat semangat 45
Dengan darah tumpah kita merdeka
Kini saatnya kita bahagia
Namun jangan tinggal diam saja

Isilah kemerdekaan kita
Dengan membangun Indonesia tercinta
Yang telah kita rintis sejak 45
Hingga kini dengan Repelita

Kini kita mulai merasakannya
Hasil kerja keras rakyat kita
Salah satunya penunjang budaya
Yang ada di Taman Mini Indonesia

Bukan keong sembarang keong
Itulah keong masa kini
Bukan keong sembarang keong
Keong emas di Taman Mini

Seribu insan manusia
Sekaligus dengan mudah ditelannya
Didalamnya mata kita terbuka
Betapa indahnya tanah air kita

Tinggi dan luhur budayanya
Kekayaan alamnyapun berlimpah
Memanggil Putra Putri Indonesia
Mengabdi pertiwi dengan karya

Monday, December 24, 2012

Tuti Kanta - Pelajaran Cinta


Judul Album : Pelajaran Cinta
Artis : Tuti Kanta
Tahun Produksi : 1987
Music Director : Nyong Anggoman & Arie Wibowo
Produksi : RCA

Banyak penyanyi yang sebenarnya punya potensi lebih tapi ‘terpaksa’ harus mengalah pada kehendak pasar. Salahsatu contohnya adalah TUTI KANTA. Penyanyi ini sempat tampil prima ketika berduet bersama MELKY GOESLAW dalam ajang FESTIVAL LAGU POPULER ASEAN 1983 membawakan lagu MADAH CINTA. Sayangnya saat merilis album solo namanya tidak juga terangkat. Termasuk juga ketika album PELAJARAN CINTA dirilis tahun 1987, padahal sudah menggandeng composer dan music director yang sedang top saat itu, termasuk merilis ulang lagu RESAH yang sempat hits lewat NENO WARISMAN untuk ‘mempermudah’ jalan. Boleh jadi sukses seorang penyanyi memang memerlukan faktor X yang susah diprediksi. Barangkali karena ini jugalah, akhirnya selepas merilis album ini, Tuti memilih hengkang dari Indonesia dan mencoba mengadu nasib di Jerman. Disana ternyata nasib Tuti lebih cerah dibandingkan di tanah air, tahun 1994 dia diproduseri oleh produser yang juga menangangi ACE OF BASE, dan merilis single berjudul WAL WAZIL WAL WA yang cukup sukses, bahkan sempat menjadi nomor satu selama 6 minggu di chart Israel. Namanya pun mulai dikenal di Eropa, dan tetap aktif merilis lagu sampai saat ini.

Track List

1. PELAJARAN CINTA JILID 1
Ithinx
2. RESAH
Arie Wibowo
3. JANGAN KAU NODAI
Chacken M.
4. SEPASANG REMAJA
Eddy Aryanto
5. KEJAM
Rasihan Anwar
6. REMAJA
Nyong Anggoman
7. MAWAR MERAH
Theo Abbi
8. CEMBURU
Faizal R.
9. RUMAH MUNGIL DI BUKIT
Star
10. SURAT UNTUK IBU
Arie




PELAJARAN CINTA JILID 1

Baru disenggol Cuma disenggol
Tersenggol sedikit saja oh oh
Sudah merinding..
Aku jadi bertanya-tanya sendiri
Kau sungguhan atau pura-pura
Jangan pancing-pancing
Nanti kau pusing sendiri
Jangan pancing-pancing
Nanti kau pusing sendiri

Terlalu jauh kau ukur diriku
Semua kebetulan saja oh oh
Bukan begitu..
Orang marah tak pernah melempar senyum
Bilang saja hatimu senang
Jangan pancing-pancing
Nanti kau pusing sendiri
Jangan pancing-pancing
Nanti kau pusing sendiri

Aku hanya sekedar ingin belajar
Akan arti cinta
Kalau begini aku bisa gila
Tapi bila tiba-tiba kau tinggalkan daku
Usah kau pancing-pancing lagi
Nanti aku yang merinding
Usah kau pancing-pancing lagi
Nanti aku yang merinding

Tuesday, March 11, 2008

10 Finalis ASEAN Pop Song Festival 1983


Judul Album : 10 Finalis ASEAN Pop Song Festival 1983
Penyanyi : Various Artists
Tahun Produksi : 1983
Produser : Panitia APSF
Produksi : Asiri
Distributor : Virgo Ramayana Records

Kehadiran ajang ASEAN POPULAR SONG FESTIVAL memang sedikit rancu dengan FESTIVAL LAGU POPULER INDONESIA, meskipun sebenarnya maksud diadakan kedua festival itu berlainan. APSF diadakan untuk mencari lagu terbaik yang akan mewakili Indonesia di ajang tersebut tingkat ASEAN, sementara FLPI mencari lagu terbaik yang akan dikirim ke festival tingkat dunia di Tokyo. Tahun 1983 adalah tahun ketiga penyelenggaraan APSF, dan di deretan finalis masih tetap tidak jauh berbeda dengan finalis yang biasa berlaga di FLPI, begitupun dengan penyanyi yang menyanyikan lagu-lagunya. Terpilih sebagai lagu terbaik adalah lagu ciptaan CHACKEN M. berjudul BOROBUDUR yang dibawakan oleh EUIS DARLIAH, NOLA TILAAR dan MASNAIT VG. Lagu ini memang terhitung catchy dengan aransemen bernuansa etnik hasil garapan ELFA SECIORIA. Ditambah waktu itu nama Euis dan Nola sedang melambung, maka lagu inipun berhasil menjadi hits besar ketika dirilis. Sayang ketika lagu BOROBUDUR maju ke festival tingkat ASEAN, lagu ini kalah oleh peserta dari Philipina (KUN AKING LAN, ciptaan Venancio A. Saturno dinyanyikan Ivy Violan). Tapi Euis dan Nola terpilih sebagai penyanyi berpenampilan terbaik. Lagu-lagu finalis lain sebenarnya juga tidak kalah keren, dan yang juga berhasil menjadi hits antara lain NALURI WANITA yang dinyanyikan THE BIG KIDS dan ALAM ASA yang dinyanyikan VINA PANDUWINATA. Di ajang ini juga muncul nama PARAMITHA RUSADY yang waktu itu belum dikenal. Lagu ciptaannya berjudul SELAMAT TINGGAL DUKA terpilih sebagai finalis dan dibawakannya sendiri bersama sang kakak ULLY SIGAR.

Track List:

1. BOROBUDUR
Chacken M.
Euis Darliah, Nola Tilaar, Masnait VG
2. MADAH CINTA
Melky Goeslaw & Massito
Melky Goeslaw & Tuti Kanta
3. NALURI WANITA
Harry Toos
The Big Kids
4. TERCIPTA TEMBANG KASIH BAGI IBU
Anton Issoedibyo
Hetty Koes Endang
5. ANAK NELAYAN
Dani Mamesah
Lex’s Trio
6. MUCH SWEETER THAN WINE
Dani Mamesah
Marini
7. BAGIKU KAULAH SEGALANYA
Anton Issoedibyo
Zwesty Wirabhuana
8. ALAM ASA
Hermawan & Ferina
Vina Panduwinata
9. SELAMAT TINGGAL DUKA
Paramitha Rusady
Ully Sigar & Paramitha Rusady
10. ANUGERAH DAN KEMESRAAN
Ongen Latuihamallo
Bob Tutupoly






BOROBUDUR

Musim kian berganti musim
Kembali sejarah mencatat kejayaanmu
Untuk yang kedua kalinya
Mahkota gerhana mentari melintasimu

Hati kami tersentuh memandangmu
Untuk sadar melestarikanmu
Agar tak punah dari ganasnya alam
Juga tangan-tangan jahil merusakmu

Borobudur candi yang paling termegah
Di antara tujuh keanehan dunia
Borobudur peninggalan nenek moyang kita
Lambang tinggi kebudayaan bangsa Indonesia

Sya la la la la Borobudur tercinta
Termahsyur di mata seluruh penjuru dunia
Sya la la la la Borobudur tercinta
Kebanggaan bangsa Indonesia