Showing posts with label Vera Ferrial. Show all posts
Showing posts with label Vera Ferrial. Show all posts

Saturday, December 26, 2020

Vera Ferial - Cintaku Suci


Judul Album : Cintaku Suci 
Artis : Vera Ferial 
Tahun Produksi : 1986
Music Director : Joubliq
Produksi : Duba Records
Distributor : Asia Records

Ketika Industri musik Indonesia sedang sangat bergairah, banyak nama-nama penyanyi yang muncul dan meramaikan industri. Beberapa diantaranya berhasil mengemuka dengan album-album laris, tapi banyak pula yang meskipun sederet album solo sudah dihasilkan tapi belum berhasil mencuri perhatian pasar. VERA FERIAL adalah penyanyi yang termasuk dalam kategori kedua.  Namanya memang terbilang dikenal, karena sosoknya sering muncul di TVRI yang saat itu menjadi the one and only dan sudah pasti ditonton  oleh seluruh masyarakat Indonesia. Terlebih Vera sudah berkarir sejak era 70an, album-album juga rutin dirilis, tapi namanya belum juga berhasil mengemuka ke jajaran depan. Termasuk ketika merilis album CINTAKU SUCI hasil karya ADRIADIE ini. Mencoba menyajikan lagu pop dengan nuansa ceria dan lirik bombastis yang saat itu memang sedang booming. Sempat menjadi radio hits di beberapa kota, tapi tidak mampu berbicara di pasaran. Begitupun lagu kedua yang coba diketengahkan hasil karya CECEP AS berjudul TERGUGAH. Untungnya kondisi industri musik Indonesia saat itu memang sangat kondusif, sehingga meskipun tidak berhasil mencetak album laris, album-album berikutnya masih tetap dirilis. 

Track List:

1. CINTAKU SUCI
Adriadie
2. TERGUGAH
Cecep AS
3. SENJA BERKABUT SUTRA
Bambang Kadi
4. DOKTER CINTA
Oetje F. Tekol
5. BERDUA
Nanto Hastono
6. RINDU
Anto
7. BUNGA IDAMAN
Chriswinarto & Chilung Ramali
8. MATAMU YANG BERKATA
Tommy & Marie
9. CINTA TIADA MEMANDANG
Rudy Rampengan
10. BERPISAH DI JALAN KE SORGA
Harigus
11. DETIK DETIK BAHAGIA
Joubliq








CINTAKU SUCI

Belahlah dadaku, ambillah jantungku
Bila dirimu masih masih sangsi akan daku
Hitam atau putih, noda atau suci
Isi hatiku

Bersihlah hidupku, di masa yang lalu
Walau dirimu memang memang bukan yang pertama
Namun hati ini, namun jiwa ini
Kini milikmu

Di hatiku ada cinta
Cinta putih seputih salju
Di hatiku ada kasih
Kasih suci hanya untukmu
Yang dahulu, yang lalu biar berlalu

Demi apa aku berani
Sumpah apa aku berani
Manis cinta yang kualami
Itu denganmu oh.. oh..

Biar aku mati berdiri
Biar jantung ini berhenti
Belai mesra yang kualami
Hanya denganmu

Tuesday, September 26, 2017

12 Tembang Nan Menawan Olah Cipta Putra Indonesia


Judul Album : 12 Tembang Nan Menawan Olah Cipta Putra Indonesia
Artis : Various
Tahun Produksi : 1980
Produksi : Irama Tara

Perhelatan Lomba Cipta Lagu adalah hal yang marak dilakukan di era 70-80an dan terbukti sanggup mewarnai dan bahkan mengubah arah industri musik Indonesia. Selain ajang 'resmi' FESTIVAL LAGU POPULER INDONESIA yang terhitung paling eksis, ada juga beberapa perlombaan cipta lagu lainnya yang juga tidak kalah eksis seperti LOMBA CIPTA LAGU REMAJA (LCLR) yang diadakan RADIO PRAMBORS dengan bantuan Radio-Radio swasta di seluruh Indonesia. Uniknya, ajang LCLR ini ternyata mempunyai 'tandingan' sebuah ajang yang juga menggunakan nama LOMBA CIPTA LAGU REMAJA, hanya saja versi tandingan ini dibuat oleh label IRAMA TARA. Meskipun memang kalah saing dibandingkan LCLR versi original, LCLR besutan Irama Tara ini sempat menghasilkan sebuah album berjudul 10 TERBAIK LOMBA CIPTA LAGU REMAJA IRAMA TARA 1979-1980, yang menghasilkan lagu-lagu setipe dengan LCLR versi Prambors dan dibawakan oleh penyanyi-penyanyi seperti PURNAMA SULTAN, SYLVIA SAARTJE, MARINI, VICTOR HUTABARAT, ANITA CAROLINA MOHEDE dan lain-lain. Lagu yang diandalkan adalah lagu pemenang di ajang ini berjudul SADAR yang dinyanyikan PURNAMA SULTAN. Hanya saja setelah dirilis di pasaran, lagu andalan ini tidak berhasil mencuri perhatian penikmat musik. Justru lagu pemenang kelima yang berjudul KEMARIN, HARI INI, ESOK DAN LUSA yang diciptakan dan dibawakan sendiri oleh ERNS F. MANGALO lebih banyak disukai. Pihak label pun segera mengubah strategi dengan me-repackage album itu dengan tampilan album yang dibuat berbeda dan seolah tidak ada hubungannya dengan album LCLR itu. Album repackage ini diubah judulnya menjadi 12 TEMBANG NAN MENAWAN OLAH CIPTA PUTRA INDONESIA yang menempatkan lagu KEMARIN, HARI INI, ESOK DAN LUSA sebagai lagu andalan. Plus 'bonus' tambahan 2 lagu yang sudah pernah dirilis dan memang keren yaitu lagu DAMAI TAPI GERSANG milik AJIE BANDI berduet dengan YETTY, dan lagu GENERASI milik JOHANNES PURBA. Sebuah bukti bahwa 'selera' juri lomba cipta lagu memang tidak selalu sama dengan selera penikmat musik.

Track List:

1. KEMARIN, HARI INI, ESOK DAN LUSA
Erns F. Mangalo
Erns F. Mangalo
2. DALAM DESAH KERINDUAN
Hendrati Enny Erawati
Evie Sunarko
3. RINDUKU DAMAI
Djaja Soemardja
Indra Jati
4. SADAR
Husain Achmad
Purnama Sultan
5. MAWAR GUNUNG
Rinus M. Sikal
Victor Hutabarat
6. DAMAI TAPI GERSANG
Ajie Bandi
Ajie Bandi & Yetty
7. AKHIR SEBUAH DOSA
Harry Marten
Vera Ferial
8. ILLUSI
Harry Marten & Yana M.
Anita Carolina Mohede
9. KUNANTI FAJAR ESOK PAGI
Hendrati Enny Erawati
Marini
10. NISTA ANGKARA
Teuku Awalludin
Sylvia Saartje
11. DAMBA DALAM KERINDUAN
Johann Irawan
Andhi Raphon
12. GENERASI
A. Riyanto
Johannes Purba









KEMARIN, HARI INI, ESOK DAN LUSA

Kemarin telah kulewati
Bersama nyanyi yang sepi
Hari ini belum kumengerti
Akan pula berlalu sepi
Dan esok pasti akan datang lagi
Lalu pikiranku tak mampu
Untuk berpikir lagi

Kemarin telah kulewati
Bersama gersangnya hari
Hari ini belum kumengerti
Yang kemarin mungkin berganti
Dan esok pasti akan datang lagi
Lalu pikiranku tak mampu
Untuk berpikir lagi

Sementara cita hidup masih terhampar
Dan perut yang menjerit lapar
Kaki yang semakin tak mampu
Menopang beban tubuh

Kemudian langkah yang semakin tertatih
Lalu nafas yang ikut letih
Kupaksa untuk berdiri
Agar tak terkulai mati
Sebab aku masih cinta hidup

Hari ini belum kulihat nasi
Apalagi mencicipi
Perut yang terasa perih dan terus bernyanyi
Biarlah, asal aku belum mati
Dan lusa mungkin kudengar nyanyi pelangi

Wednesday, April 2, 2014

Bob Tutupoly & Purnama Sultan - Smara Rasa


Judul Album : Smara Rasa
Artis : Bob Tutupoly & Purnama Sultan
Tahun Produksi : 1979
Music Director : Adriyadie
Produksi : Irama Tara

Menggabungkan dua penyanyi memang bukan hal yang baru, tapi tidak semua duet berhasil menampilkan performa yang bagus dan punya chemistry. Hanya segelintir saja duet yang berhasil secara estetika, terlepas dari laris atau tidaknya hasil rekamannya. Duet BOB TUTUPOLY dan PURNAMA SULTAN boleh dibilang sebagai duet yang berhasil secara estetika. Kolaborasi mereka tidak sekedar menyanyikan lagu, tapi saling mengisi dan tidak berusaha 'tampil' mendominasi meskipun masing-masing dari mereka punya kapasitas bernyanyi yang keren. Mereka tampil 'ringan' sesuai tuntutan lagu, simpel tapi indah didengar. Lagu PENANTIAN TAK BERTEPI terdengar sangat kuat dan easy listening meskipun mengingatkan pada lagu WHEN WILL I SEE YOU AGAIN dari trio THE THREE DEGREES. Sementara lagu andalan SMARA RASA terdengar lebih ngepop dan boleh jadi memang lebih mudah untuk menyasar kalangan lebih luas. Lagu CINTA SEMBUNYI yang dinyanyikan Bob secara solo juga terdengar asyik, atau pop melankolis ala Purnama di lagu KEMBALI CERAH. Overall album ini tergolong keren di genrenya, meskipun memang duo ini tidak berhasil menorehkan prestasi gemilang di sisi penjualan. Side B album ini berisi lagu-lagu dari duet RACHMAT KARTOLO dan VERA FERIAL. 

Track List:
(track 1-8 Bob & Purnama, track 9-15 Rachmat & Vera - composer not listed)

1. PENANTIAN TAK BERTEPI
Christ Kayhatu & Yongky Alamsyah
2. SMARA RASA
Adriyadie
3. SELANGIT MESRA
Adriyadie
4. CINTA SEMBUNYI
Harry Toos
5. KEMBALI CERAH
M. Sani
6. BADAI ASMARAKU
Dorie Kalmas
7. DUA HATI SATU PADU
Harry Toos
8. PELITAKU
Adriyadie
9. PRASANGKA
10. WALAUPUN SENYUMAN
11. WALAUPUN MEMBISU
12. BINTANGKU
13. KUNANTI JAWABANMU
14. JAWABAN BAGIMU
15. SEWINDU SEMINGGU





PENANTIAN TAK BERTEPI

Dingin terasa mencekam kalbu
Sedingin hatiku untuk memulai asmaraku
Sesaat hasrat kering membeku
Terkulai layu dan jatuh ditiup angin lalu

Malam belum pergi
Fajarpun menanti
Apa yang terjadi 
Begitu pedih hati yang terluka
Begitu kejamkah cinta

Bila kan tercipta
Hasrat dalam cita
Sehangat mentari 
Seindah pelangi bersemi lagi

Berjuta rencana serta janji
Lelap terbuai dalam penantian tak bertepi
Serasa jemu bersatu kini
Dalam harapan yang usai
Dan tak kunjung berganti

Wednesday, August 1, 2007

Arie Koesmiran - Lagu Untuk Sebuah Nama



Judul Album : Lagu Untuk Sebuah Nama
Penyanyi : Arie Koesmiran
Tahun Produksi : 1980
Produksi : Sky Records

ARIE KOESMIRAN sempat sangat dikenal di akhir 70an sampai awal 80an. Sayang dia berhenti berkarir setelah menikah dengan pengusaha rokok dari Kudus. Album ini dirilis mungkin memang ingin memanfaatkan nama besar EBIET G ADE yang saat itu sedang menjulang. Maka dipilihlah lagu milik Ebiet LAGU UNTUK SEBUAH NAMA untuk dinyanyikan kembali oleh Arie. Agak diluar kebiasaan, karena lagu Ebiet terhitung jarang dirilis ulang oleh penyanyi lain, hanya Arie Koesmiran dan kemudian Endang S. Taurina di tahun 90an. Selain lagu Ebiet, di album ini Arie juga membawakan lagu milik DIANA NASUTION berjudul JANGAN BIARKAN. Selain Arie, ada 3 penyanyi lain yang juga bernyanyi di album ini yaitu VERA FERRIAL, SANTY HARYONO dan ANNE RIZANA.


Track List:

1. LAGU UNTUK SEBUAH NAMA
Ebiet G. Ade
2. JANGAN BIARKAN
Hanny Tuheteru
3. ANGIN KELABU
Joko S
4. TANGIS DALAM HATI
Barce Van Houten
5. RINDU
Minggus Tahitoe
6. AKU KAMU
Is Haryanto
7. SEINDAH PUISI CINTA
Barce Van Houten
8. JANGAN JANGAN
Hanny Tuheteru
9. SORGA KEHILANGAN SATU DEWA
Lyrics : Tommy WS
10. PAPA MAMA JANGAN DULU
Yonas Pareira
Vera Ferrial
11. MAKNA MAKNA CINTA
Lyrics : Tommy Ws
Santy Haryono
12. TIK TIK TIK
Sonny
Anne Rizanna










LAGU UNTUK SEBUAH NAMA

Mengapa jiwaku mesti bergetar
Sedang musikpun manis kudengar
Mungkin karena kulihat lagi
Lentik bulu matamu
Bibirmu dan rambutmu yang kau biarkan
Jatuh berderai di keningmu
Makin mengajakku terpana
Kau goreskan gita cinta

Mengapa aku mesti duduk di sini
Sedang kau tepat di depanku
Mestinya kau berdiri berjalan ke depanmu
Kusapa dan kunikmati wajahmu
Atau kuisyaratkan cinta
Tapi semua tak kulakukan
Kata orang cinta mesti berkorban

Mengapa dadaku mesti berguncang
Bila kusebutkan namamu
Sedang kau diciptakan bukanlah untukku
Itu pasti, tapi aku tak mau peduli
Sebab cinta bukan mesti bersatu
Biar kucumbui bayanganmu
Dan kusandarkan harapanku