Friday, August 8, 2008

6 Lagu Terbaik Festival Lagu Populer Tingkat Nasional 1978

Judul Album : 6 Lagu Terbaik Festival Lagu Populer Tingkat Nasional 1978 
Penyanyi : Various Artists 
Music Director : Mus Mualim & Watanabe 
Tahun Produksi : 1978 
Produser : Panitia FLPI 1978 
Produksi : Yukawi

Penyelenggaraan Festival Lagu Populer Indonesia (FLPI) memang mengalami pasang surut. Sukses penyelenggaraan tahun 1977 yang menghasilkan lagu DAMAI TAPI GERSANG yang beroleh kemenangan saat berlaga di ajang internasional di Jepang, pada penyelenggaraan tahun 1978 nyatanya jumlah peserta mengalami penurunan drastis. Dari sekitar 200 lagu peserta di tahun 1977, lagu yang masuk ke panitia FLPI tahun 1978 hanya sejumlah 90 komposisi saja. Penurunan jumlah peserta ini mengakibatkan FLPI 1978 akhirnya hanya menghasilkan 6 lagu finalis dari 4 komposer yaitu BASKORO, ULLY SIGAR RUSADY, BAGIO MANGKUWIDURO dan MAMAD ROHAN AMIR. Berhasil menjadi pemenang dan mewakili Indonesia ke ajang World Pop Song Festival di Budokan Tokyo adalah lagu berjudul HARMONIE KEHIDUPAN yang diciptakan ULLY SIGAR RUSADY dan dinyanyikan oleh DHENOK WAHYUDI. Sayangnya, sukses tahun 1977 yang menghantarkan lagu DAMAI TAPI GERSANG menjadi lagu terbaik di festival internasional itu tidak bisa diulangi oleh lagu ini. Di pasaran, lagu yang berhasil menjadi hits besar adalah lagu BAHANA PERDAMAIAN, yang kemudian banyak dinyanyikan lagi oleh penyanyi lain, diantaranya yang terhitung sukses adalah EDDY SILITONGA.

Track List: 

  1. BAHANA PERDAMAIAN 
Baskoro 
Fifi Kaboel 
2. WAKTU 
Bagio Mangkuwiduro 
Dian Anggraini 
3. HARMONIE KEHIDUPAN 
Ully Sigar Rusady 
Dhenok Wahyudi 
4. BERKESAN NAMUN HAMPA 
Mamad Rohan Amir 
Nining Agoes & Alex Wattinurry 
5. HIDUP MANUSIA 
Bagio Mangkuwiduro 
Jonas Souisa & Fifi Kaboel 
6. AKHIR BALADA 
Ully Sigar Rusady 
Zwesty Wirabhuana & Ade Manuhutu






BAHANA PERDAMAIAN 

Temaram seakan menelan alam 
Temarangnya surya serasa impian 
Serana nestapa t'lah meraja 
Kar'na jaya yudha di atas angkara 

Memuncak kesumat kau manusia 
Menyalakan bencana buat sesama 
Berpacu menggandakan senjata 
Berkuasa tuk bertahta 
Tuk mengumbar nafsu durjana angkara 

Bahanakan cinta perdamaian 
Gemakan demi kebahagiaan 
Enyahkan nafsu hewani semaikan manusiawi 
Bersama kita dalam irama 
Bernada kita rangkai bahagia 
Cintailah dunia 
Sayangilah umat Nya 
Damailah selama-lamanya 

Sesayup sampai duka membahana 
Serasa pun nyawa hanya hiasan 
Mungkinkah Hiroshima kedua 
Menjelma t'rus membara 
Andai tiada iba pun belas membekas

No comments: