Friday, June 3, 2022

Endang S. Taurina - Dandan Sore Sore


Judul Album : Dandan Sore Sore 
Artis : Endang S. Taurina 
Tahun Rilis : 1988 
Music Director : A. Riyanto 
Produser : A. Riyanto 
Produksi : Nada Utama Records

Sejak ditangani oleh A. RIYANTO, nama ENDANG S. TAURINA terus melesat di industri musik Indonesia. Lewat tangan dingin A. Riyanto pula album-album laris dihasilkan Endang. Uniknya, meskipun A. Riyanto dikenal dengan lagu-lagu ciptaannya yang melodius dan menguras perasaan, tapi untuk Endang sepertinya dia punya treatment tersendiri dengan memberikan lagu-lagu riang. Seperti album DANDAN SORE SORE rilisan tahun 1988 ini. Dari judulnya saja sudah terbaca seperti apa jenis lagunya. Dan walaupun sebetulnya lirik lagunya menceritakan kisah sedih, tapi melodi dan aransemen musiknya justru terdengar gembira. Endang pun membawakan lagu ini seperti sedang bercerita, dan memang untuk urusan vokal Endang tidak perlu diragukan lagi. Seperti juga lagu-lagu ciptaan A. Riyanto sebelumnya, DANDAN SORE SORE berhasil menjadi hits. 

Track List:

1. DANDAN SORE SORE
A. Riyanto
2. HATI TERBALUT LUKA
Joko Sori
3. CINTA TAK PERLU PROMOSI
Chilung Ramali
4. AKU TELAH KAU TITIPKAN
Adeta S. Mulyono
5. JANJI TINGGAL JANJI
A. Riyanto
6. PUNYA PACAR TUKANG BOHONG
Tonny Visi
7. DI ANTARA KITA
Irvan H. Jona
8. TERBAYANG
Ferdy Ferdian
9. CINTA ITU INDAH
Alan
10. MISTERI LELAKI
Joko Sori, Harry, Iwan JG










DANDAN SORE SORE

Ini malam minggu, cerahnya
Malam bahagia remaja
Dandan sore-sore
Dandan sore-sore buat kekasih

Baju diseterika eh licinnya
Kantong diperiksa isinya
Cukup buat nonton
Cukup buat nonton dengan si dia

Siapa yang tak senang
Bertemu kekasih telah berjanji
Datang malam ini
Sampai larut malam menanti-menanti
Kekasih tak datang aduh aduh

Yang mau nonton oi mau nonton
Baju rapi kini kusutlah sudah
Kalau tak jadi bisa telepon 
Aku curiga ada gadis yang lain
Dalam hatimu

Begini rasanya kecewa
Sakit sementara terasa
Siapa yang rugi, sayang jadi benci
Itu jadinya

Dandan sore-sore menjadi cerita
Patahnya cinta (patah jadi dua)
Besok atau lusa andaikan berjumpa
Alangkah bencinya aduh aduh

Kisah asmara ganti warna
Tadi cerah kini jadi kelabu
Sekali janji kau ingkari
Akan hilang kesempatan bagimu
Putuslah cinta

1 comment:

Heri Wibowo said...

Review album "Istri yang setia" dong