Sunday, September 9, 2007

Festival Lagu Populer Indonesia 1985


Judul Album : 12 Terbaik Festival Lagu Populer Indonesia 1985
Penyanyi : Various Artists
Tahun Produksi : 1985
Produser : Panitia FLPI
Produksi : Asiri & Irama Asia

Festival Lagu Populer Indonesia memang mencapai masa kejayaannya pada pertengahan 80-an, dalam artian lagu-lagu yang dihasilkan berhasil memenangkan penghargaan Internasional sekaligus laris di pasaran. Tahun 1985 boleh dibilang panitia FLPI berhasil mendapatkan 12 lagu yang benar-benar 'terbaik'. Hampir semua lagu menjadi hits, dan pemenangnya pun bisa berbicara di Festival Internasional. Adalah lagu BURUNG CAMAR yang dibawakan VINA PANDUWINATA yang berhasil mendapatkan KAWAKAMI AWARDS dalam Festival Lagu Internasional di Budokan Tokyo Jepang. Selain itu, lagu Burung Camar ini kemudian sangat lekat dengan image Vina, bahkan menjadi nama julukan yang melekat sampai detik ini. Lagu lainnya yang berhasil jadi hits antara lain SATU DALAM NADA CINTA, JINGGA, SELAMAT DATANG CINTA dan MERAH HITAM CINTA KITA.


Track List

1. SATU DALAM NADA CINTA
Bartje Van Houten
Vina Panduwinata
2.BURUNG CAMAR
Aryono Huboyo Djati & Iwan Abdurrahman
Vina Panduwinata
3. HIROSHIMA & NAGASAKI
Melky Goeslaw & Andi ChristianMelky Goeslaw
4. JINGGA
Prass
Christine Panjaitan
5. BAWALAH DAKU DALAM BAHAGIA
Minggus Tahitoe & Diana Nasution
Broery Pesolima
6. RAYU LELAKI
Anton Issoedibjo
Marini Sardi
7. UNTUK NAMAMU
Bartje Van Houten
Grace Simon & Masnait VG
8. HANYA MISTERI
Dodo Zakaria
Euis Darliah
9. MERAH HITAM CINTA KITA
Donny & Prass
Titi DJ & Sandro Tobing
10. SELAMAT DATANG CINTA
Elfa Secioria & Wieke Gur
Harvey Malaiholo
11. SEMOGA LESTARI
Hetriesa, Elfa Secioria, Irianti Erningpraja
Harvey Malaiholo
12. HADIRMU
Toni P. Sianipar
Titi DJ



BURUNG CAMAR

Burung camar tinggi melayang
Bersahutan di balik awan
Membawa angan-anganku
Jauh meniti buih
Lalu hilang jauh di lautan

Oh bahagia tiada terperi
Indah nian derap jiwaku
Tak kenal duka derita tak kenal nestapa
Ceria penuh pesona

Tiba-tiba kutertegun
Lugu mataku tertumbuk
Perahu kecil terayun, nelayan tua disana
Tiga malam bulan t'lah menghilang
langit sepi walau tak bermega

Tiba-tiba kusadari
Lagu burung camar tadi
Cuma kisah sedih nada duka
Hati yang terluka...
Tiada teman berbagi derita
Bahkan untuk berbagi cerita

Burung camar tinggi melayang
Bersahutan di balik awan
Kini membawa anganku
Yang tadi melayang
Jatuh dia dekat di kakiku...


No comments: