Sunday, May 24, 2026

Franky & Jane Sahilatua - Perjalanan/Bis Kota


Judul Album : Perjalanan/Bis Kota 
Artis : Franky Sahilatua & Jane Sahilatua 
Tahun Rilis : 1991 
Produksi : Metrotama Records

Sejak eksis di akhir 70an, duo FRANKY & JANE terbilang established di industri musik Indonesia dalam beberapa dekade. Meskipun tidak selalu tampil dalam format duo, tapi brand FRANKY & JANE masih sangat lekat dengan mereka meskipun sempat masing-masing berjalan sendiri-sendiri sebagai penyanyi solo. Memasuki era 90an, mereka masih bisa menggebrak pasar musik lewat album LANGIT HITAM. Selepas itu, mereka mencoba mengikuti trend musik saat itu yang sedang getol merilis ulang lagu-lagu era 70an dalam aransemen baru yang lebih modern. Alih-alih mencoba membawakan lagu hits dari penyanyi lain, mereka memilih mendaur ulang hits-hits besar mereka yang terangkum dalam album PERJALANAN/ BIS KOTA. Hanya 4 lagu saja yang mereka tampilkan di album ini yaitu PERJALANAN, BIS KOTA, MUSIM BUNGA dan KEPADA ANGIN DAN BURUNG-BURUNG. Saat itu memang sedang musimnya merilis mini album berisi 4 lagu saja, tapi mereka masih 'berbaik hati' dengan menyertakan versi minus one di Side B. Sebuah strategi tersendiri mengingat pada saat itu demam karaoke memang sedang melanda Indonesia, sehingga diharapkan pembeli kaset ini juga bisa langsung bernyanyi sendiri dengan iringan minus one. Lagu PERJALANAN dihadirkan sebagai single andalan. Versinya aslinya yang terdengar 'mistis' dicoba dihadirkan dalam warna pop rock yang 'genit' karena raungan gitar elektrik yang garang tiba-tiba berpadu dengan tiupan saxophone yang meliuk-liuk. Cukup menjanjikan tapi sayangnya tidak berhasil mengedepan. 

Track List:

1. PERJALANAN
Franky Sahilatua & Yudhis
2. MUSIM BUNGA
Franky Sahilatua
3. BIS KOTA
Franky Sahilatua
4. KEPADA ANGIN DAN BURUNG-BURUNG
Franky Sahilatua & Yudhis






PERJALANAN

Dengan kereta malam
Ku pulang sendiri
Mengikuti rasa rindu
Pada kampung halamanku
Pada ayah yang menunggu
Pada ibu yang mengasihiku

Duduk di hadapanku seorang ibu
Dengan wajah sendu, sendu kelabu
Penuh rasa haru ia menatapku
Penuh rasa haru ia menatapku
Seakan ingin memeluk diriku

Dia lalu bercerita 
Tentang anak gadisnya yang telah tiada
Karena sakit dan tak terobati
Yang wajahnya mirip denganku
Yang wajahnya mirip denganku

No comments: