Artis : Rani Permata
Tahun Rilis : 1992
Music Director : Chairul Daud
Produksi : Metrotama Records
Memasuki era 90an, genre dangdut masih kuat merajai industri musik Indonesia. Meskipun trend berubah, setelah di akhir 80an genre pop dangdut menjulang tinggi, memasuki era 90an giliran disco dangdut yang merajalela. Nyaris semua album dangdut yang rilis di masa itu adalah disco dangdut, meskipun ada juga beberapa yang masih 'nekad' merilis dangdut mainstream, atau yang mencoba bereksperimen seperti yang diusung RANI PERMATA dalam album EMANG GUA PIKIRIN. Alih-alih memilih aman dengan menghadirkan pop disco yang sedang booming, CHAIRUL DAUD yang menangani musik album ini mencoba mengemas dengan treatment yang berbeda. EMANG GUA PIKIRIN dihadirkan dengan menggabungkan unsur dangdut klasik dengan pop dangdut sekaligus elemen disco dangdut. Instrumen semacam electric guitar dan suling mendominasi bangunan lagu sehingga menampilkan nuansa dangdut klasik yang kental, tetapi beat gendang tidak sekental dangdut klasik sehingga terdengar lebih ngepop. Sementara memasuki interlude, elemen disco dangdut seperti scratch dan adlips dimunculkan sehingga bangunan lagu menjadi terdengar berubah tapi tidak maksa. Cukup catchy dan mencuri perhatian penikmat dangdut saat itu meskipun memang belum berhasil membawa nama Rani ke deretan depan. Meski cukup dikenal sebagai penyanyi dangdut, Rani kemudian justru lebih dikenal sebagai model dan pemain sinetron.
Track List:
1. EMANG GUA PIKIRIN
Chairul Daud
2. YANG TUA YANG MUDA
Chairul Daud
3. CINTA SETENGAH GILA
Slamet B.
4. SORGA CINTA
Latief M.
5. PACARAN
Leo Waldy
6. DUA ASMARA
Pepen Roy & Denny MS
7. BARU SEBULAN
Iwan Sukma
8. APA ALASANMU
Pepen Roy
9. JANGAN GITU DONG
Fahmy Shahab
10. ATAS BAWAH
Muchtar B.
EMANG GUA PIKIRIN
Abang, abang..
Jangan dong bilang sayang
Jangan dong bilang rindu
Bila sehari lamanya tak bertemu
Eee.. emang gua pikirin
Eee.. emang gua pusingin
Aduh abang
Tinggal janji melulu
Bila cinta ku sambut
Lautan emas permata kau janjikan
Eee.. emang gua pikirin
Eee.. emang gua pusingin
Daripada kau kalungkan emas permata
Kalungkan saja tali di leherku
Tak mau ku dirayu
Tak mau ku digoda
Cinta abang sedang menunggu di rumah


No comments:
Post a Comment