Saturday, July 15, 2017

Fredy Hitipeuw - Ambon Manise


Judul Album : Ambon Manise
Artis : Fredy Hitipeuw
Tahun Produksi : 1983
Music Director : Younky Soewarno
Produser : Enteng Tanamal
Produksi : JAL Records

Era 80an adalah masa kejayaan bagi industri musik Indonesia, dimana semua genre mendapatkan tempat dalam industri dan mempunyai daya saing yang kuat di pasaran. Tidak hanya genre mainstream semacam pop, dangdut, rock, dan sejenisnya, tapi lagu-lagu berbahasa daerah pun banyak diproduksi dan mendapat tempat tersendiri. Tidak heran penyanyi-penyanyi kondang juga banyak yang merilis album dalam bahasa daerah dan terbilang sukses. Fenomena yang unik karena tidak jarang meskipun lagu berbahasa daerah seharusnya hanya bisa dipahami oleh mereka yang mengerti bahasa tersebut, tapi di masa itu banyak lagu daerah yang ngetop dalam skala nasional meskipun tidak paham bahasanya. Satu bukti bahwa musik itu universal dan seharusnya mendapatkan apresiasi tanpa memandang apapun bahasa yang digunakan. Salah satu contoh album berbahasa daerah yang dirilis pada saat itu adalah album berjudul AMBON MANISE milik FREDY HITIPEUW. Fredy terhitung penyanyi yang relatif belum menghasilkan album laris saat merilis album ini karena namanya baru menanjak saat merilis album MUNGKINKAH TERJADI. Boleh jadi dirilisnya album berbahasa Ambon ini memang sebuah strategi untuk meraih pangsa pasar dari masyarakat Maluku terlebih dahulu sebelum nantinya bisa beralih ke genre pop mainstream. Sebuah hal yang juga berhasil dilakukan oleh beberapa penyanyi yang kemudian sukses di jalur mainstream seperti UTHA LIKUMAHUWA, JOPIE LATUL atau RUTH SAHANAYA. Album AMBON MANISE sendiri memang seperti lazimnya album berbahasa ambon pada masa itu disajikan dengan nuansa pop jazz, dengan lagu-lagu yang catchy dan bisa diterima semua kalangan seperti pada lagu andalan JANGAN MARA BETA, AMBON MANISE, atau lagu ciptaan MELKY GOESLAW berjudul SIOH MAMA E yang kemudian menjadi sangat populer dan banyak yang mengira kalau lagu itu adalah lagu tradisional Ambon. Selain lagu-lagu baru, album ini juga memuat lagu-lagu tradisional Ambon yang sudah sangat populer seperti WAKTU HUJAN SORE SORE atau GORO GORONE. Intepretasi Fredy tergolong pas dan didukung oleh musik yang jazzy tapi tetap easy listening hasil garapan YOUNKY SOEWARNO. 

Track List:

1. JANGAN MARA BETA
Ithinx & Johnny Putuhena
2. SIOH MAMA E
Melky Goeslaw
3. BU MAKU DENG USI ENGGE
Pierre, Edmond, Alberth
4. NONA HATI BETA
Leo Manuputty
5. AMBON MANISE
Martin Mailoa
6. BETA BUKAN BUJANG
Georgie Leiwakabessy
7. DANSA GABA GABA
Eric Van Houten
8. WAKTU HUJAN SORE SORE
NN
9. MANDE MANDE
NN
10. GORO-GORONE
NN
11. MARI BADANSA
Johnny Putuhena
12. TOMA MAJUE
NN






SIOH MAMA E

Brapa puluh tahun lalu beta masih kecil ee
Beta inga tempo itu mama gendong-gendong beta ee
Sambil mama bakar sagu 
Mama menyanyi buju buju
La sampe basar begini beta tra lupa mama

Sioh mama ee beta rindu mau pulang ee
Sioh mama ee mama su lia kurus lawang
Beta balong balas mama
Mama pung cape sioh dolo ee
Sioh tete manis ee
Jaga beta pung mama ee

No comments: