Saturday, February 21, 2009

New Rollies - Pertanda

Judul Album : Pertanda
Penyanyi : New Rollies
Tahun Produksi : 1979
Produser : Senjaya Wijaya
Produksi : Musica Studio’s


Perjalanan kelompok THE ROLLIES memang panjang dan berliku. Dibentuk tahun 1967 dengan kombinasi personil yang solid dan multi vocalist. Nyaris semua personil juga tampil sebagai vokalis dengan karakter yang berbeda-beda. Mereka besar dan punya power di panggung, tapi konon mereka kurang komersial di industri rekaman, sehingga sederet album yang mereka hasilkan tidak mampu mencapai sukses seperti diharapkan. Pamor mereka di industri rekaman kalah dengan supergroup saat itu seperti KOES PLUS, THE MERCYS, D’LLYOD atau PANBERS. Untuk itulah akhirnya mereka mencoba ‘berdamai’ dengan pasar, dengan merilis album yang punya nilai komersialitas tinggi. Untuk proyek ‘komersial’ ini mereka menggunakan nama NEW ROLLIES, dan mereka juga mulai menyanyikan lagu-lagu dari komposer lain diluar personel. Upaya ini ternyata membuahkan hasil. Di periode ‘komersial’ ini mereka berhasil merilis album-album laris, dimulai dari KEADILAN, DANSA YOK DANSA, BIMBI, KEMARAU, KERINDUAN, dan diakhiri dengan album PERTANDA. Album Pertanda sendiri termasuk yang kurang berhasil dibandingkan album-album di fase ini. dari album ini tidak muncul all time hits seperti yang dicapai album-album sebelumnya lewat lagu Dansa Yok Dansa, Bimbi, Kemarau, Sinar Yang Hilang, Kau Yang Kusayang atau Hari Hari. Barangkali karena itulah, setelah album ini mereka vakum 4 tahun dan muncul lagi dengan merubah nama menjadi ROLLIES 83. Nama NEW ROLLIES kemudian mereka gunakan kembali di album rekaman terakhir mereka di tahun 1997.


Track List

1. PERTANDA
Jimmie Manopo
2. KISAHKAN LAGI
Anto
3. KALA HUJAN
Agus & Simon
4. KABUT SINILA
Hasjim K.
5. SEPI
Oetje F. Tekol
6. BAGAI DULU
Anto
7. SENJA
Donny Wardhana
8. HIDUP
Oetje F. Tekol
9. AGATHA
Totok Rianto
10. SEBUAH KENYATAAN
Jimmie Manopo
11. MIMPI
Soesilo
12. SAMPUL BERTULIS
Oetje F. Tekol



PERTANDA

Murkanya alam korbankan jiwa
Kalutnya dunia mendebarkan jiwa
Manusia di dunia penuh kecemasan
Bencana ada dimana-mana
Muncul tak terduga

Nafsu angkara melanda jiwa
Tanpa kuasa menggelapkan mata
Jutaan korban manusia yang tak berdaya
Binasa dalam ricuhnya dunia
Karena saling kan kuasa

Kemelut, kini selalu terjadi
Dalam penjuru dunia
Mungkinkah suatu pertanda
Kan turun raja segala raja

Hampir kan tiba akhir dunia
Hampir kan datang akhir kehidupan
Mungkinkah datang menjelang
Raja keadilan
Yang datang secara tiba-tiba
Dan tiada terduga…


No comments: