Friday, March 29, 2024

Siti Nurhaliza - Cindai


Judul Album : Cindai 
Artis : Siti Nurhaliza 
Tahun Rilis : 2001 
Produser : Suhaimi Mohd Zain & S. Atan 
Produksi : Suria Records Malaysia 
Distributor : Universal Music Indonesia

Setelah menyertakan lagu berirama tradisional melayu SRI MERSING di album keduanya dan dinilai cukup berhasil, SITI NURHALIZA kemudian merilis album full dengan irama tradisional melayu di album ketiganya CINDAI. Digarap bersama SUHAIMI MOHD ZAIN (PAK NGAH), Siti menampilkan lagu-lagu melayu klasik plus dua lagu baru yaitu CINDAI yang dijadikan single utama, juga lagu JOGED BERHIBUR. Album ini dirilis di Malaysia tahun 1997 dan berhasil mencapai sukses besar dengan meraih 5x platinum dan memenangi beberapa penghargaan di ANUGERAH JUARA LAGU, salah satu ajang penghargaan prestisius di Malaysia. Tahun 2001 album ini dirilis di Indonesia ketika nama Siti sudah sangat mapan di sini, sehingga meskipun genrenya berbeda dengan album-album sebelumnya yang dirilis di Indonesia, CINDAI tetap berhasil menembus persaingan pasar di Indonesia. Beberapa lagu berhasil menjadi hits di sini selain CINDAI, yaitu ES LILIN dan JANJI, keduanya merupakan lagu yang berasal dari Indonesia (termasuk juga lagu minang KAPARINYO) tapi entah mengapa di credit tittle album ini hanya tertulis 'copyright controlled'. 

Track List:

1. CINDAI
Pak Ngah & Hairul Anuar Harun
2. LAKSAMANA MATI DIBUNUH
3. JANJI
Ellya Khadam
4. LELA MANJA
5. KAPARINYO
6. ES LILIN
Mursih
7. DAMAK
8. JOGED PAHANG
9. PATAH HATI
10. JOGED BERHIBUR
Rahim Jantan & Siso







CINDAI

Cindailah mana tidak berkias
Jalinya lalu rentah beribu
Bagailah mana hendak berhias
Cerminku retak seribu

Mendendam unggas liar di hutan
Jalan yang tinggal jangan berliku
Tilamku emas, cadarnya intan
Berbantal lengan tidurku

Hias cempaka kenangan tepian
Mekarnya kuntum nak idam kumbang
Puas kujaga si bunga impian
Gugurnya sebelum berkembang

Hendaklah, hendak hendak kurasa
Ahai sayang
Puncaknya gunung hendak ditawan
Tidaklah, tidak tidak ku daya
Ahai sayang
Tingginya tidak terlawan

Janganlah, jangan jangan ku hiba
Ahai sayang
Derita hati jangan dikenang
Bukanlah, bukan bukan kupinta
Ahai sayang
Merajuk bukan berpanjangan

Akar beringin tidak berbatas
Cuma bersilang paut di tepi
Bidukku lilin layarnya kertas
Seberang laut bertepi

Gurindam lagu bergema takbir
Tiang bernyanyi pohonan jati
Bertanam tebu di pinggir bibir
Rebung berduri di hati

Laman memutih pawana menerpa
Langit membiru, awan bertali
Bukan dirintih pada siapa
Menunggu sinar kan kembali

No comments: