Tuesday, November 17, 2009

Vivi & Nita - Hatiku Membeku


Judul Album : Hatiku Membeku
Penyanyi : Vivi & Nita

Music Director : Charlie Ibrahim

Tahun Produksi : 1981

Produksi : Flower Sound


Duo VIVI & NITA tergolong sukses di masanya. Berawal dari duo anak-anak yang melejit diantara merebaknya penyanyi solo, nama mereka terus eksis ketika menjelang remaja dan beralih musik menjadi lagu-lagu pop dewasa. Salahsatu album yang terhitung ‘meledak’ adalah album berjudul HATIKU MEMBEKU ini. Boleh jadi karena mereka membawakan lagu ciptaan hitsmaker saat itu RINTO HARAHAP. Duo seperti mereka sebenarnya jarang ditemui di industri musik, karena memang jarang yang bisa bertahan awet kecuali beberapa nama. Vivi & Nita tergolong awet, tapi sayangnya memasuki usia dewasa duo ini bubar. Nita kemudian bersolo karir dan cukup melejit dengan nama NITA WIBAWA, sementara Vivi kiprahnya tidak terdengar lagi.


Track List

1. HATIKU MEMBEKU
Rinto Harahap
2. SENANDUNG CINTA
Endar P. & Pam Pam
3. DEWA ASMARA
Charles Hutagalung
4. TERNYATA ENGKAUPUN MALU
Evi P. & Pam Pam
5. MANA JANJIMU
Antonius H.
6. LAMA KUNANTI
Charles Hutagalung
7. ASMARA REMAJA

Pance Pondaag
8. KEJAR CITA-CITAMU
Charles Hutagalung
9. OH IBU
Acong
10. JANGAN DULU
Anto SG
11. IMPIAN REMAJA
Hamiedan AC
12. BUNGA BANGSA
Yonas Pareira




HATIKU MEMBEKU

Untuk apa airmatamu
Takkan tumbuh dahan yang patah

Relakanlah aku pergi, sayang

Cari saja penggantiku


Untuk apa engkau menangis

Tiada guna engkau sesalkan

Telah membeku hati ini, sayang

Cari saja penggantiku


Cinta oh cinta…
Telah menghilang dihatiku

Cinta oh cinta…

Takkan mungkin tumbuh lagi


Sungguh sakit hatiku ini

Engkau pergi tinggalkan daku

Kurelakan engkau pergi, sayang
Demi cinta suci ini


Telah membeku hati ini

Takkan mungkin tumbuh lagi


2 comments:

Methalia said...

Ini vivi dan nita yang lagunya "kubuka jendela kamarku, kicau burung membangunkan tidurku..." iya bukan???? mau dunk beli kaseetnya dimana?

PK-GNJ said...

Saya masih punya kaset mereka dengan album "Payung Fantasi". Hopefully ngga rusak kena banjir Jakarta 2002 :-(