Thursday, May 21, 2009

Ratih Purwasih - Antara Benci Dan Rindu

Judul Album : Antara Benci Dan Rindu
Penyanyi : Ratih Purwasih
Music Director : Eddy Syam
Tahun Produksi : 1986
Produser : A. Riyanto
Produksi : Arco Records


Terlahir sebagai adik dari seorang penyanyi kondang ENDANG S. TAURINA, boleh jadi membuat jalan RATIH PURWASIH menjadi lebih mudah untuk berkarir di industri musik. Tidak heran, ketika merilis album pertama ANTARA BENCI DAN RINDU ini, sosok Endang masih perlu ditampilkan di back cover untuk memperlihatkan bahwa mereka berdua memang kakak beradik. Meskipun kakak beradik, karakter vokal mereka sebenarnya berbeda. Endang dikenal karena power suaranya yang kuat, sementara suara Ratih cenderung lirih, dan memang menjadi pas untuk genre pop manis ala OBBIE MESSAKH yang memang lagi booming saat itu. Lagu andalan ciptaan Obbie inipun langsung meluncur manis di pasaran, boleh jadi karena baris lirik awal yang catchy : “Yang.. hujan turun lagi..” Lagu ini menjadi hits besar yang langsung membawa nama Ratih menjadi penyanyi yang banyak disukai. Album ini meledak, dan boleh jadi, lagu inilah yang sampai saat ini identik dengan nama Ratih. Hits lain dari album ini adalah HATIKU DAN HATIMU serta KUTUNGGU ENGKAU DISINI. Di album ini Ratih juga membawakan satu lagu berirama bossas berjudul CINTA YANG NYATA, yang sebenarnya cukup ear catchy dan terdengar beda dari keseluruhan lagu yang nyaris seragam. 


Track List

1. ANTARA BENCI DAN RINDU
Obbie Messakh
2. HATIKU DAN HATIMU
Wahyu OS
3. KUTUNGGU ENGKAU DISINI
Dadang S. Manaf
4. CINTA MENGGEBU
Adriyadie
5. CINTA YANG NYATA
Junaedi Salat
6. LAGI LAGI SOAL CINTA
Ben HS
7. HELLO
NN
8. CINTA KELABU
Ade Putra
9. KAU DAN AKU
Sofyan
10. SEMINGGU DI HALMAHERA
Harry Van Hove




ANTARA BENCI DAN RINDU

Yang, hujan turun lagi
Dibawah payung hitam ku berlindung
Yang, ingatkah kau padaku
Di jalan ini dulu kita berdua
Basah tubuh ini, basah rambut ini
Kau hapus dengan sapu tanganmu

Yang, rindukah kau padaku
Tak inginkah kau duduk disampingku
Kita bercerita tentang laut biru
Disana harapan dan impian

Benci benci benci tapi rindu jua
Memandang wajah dan senyummu sayang
Rindu rindu rindu tapi benci jua
Bila ingat kau sakiti hatiku
Antara benci dan rindu disini
Membuat mataku menangis

Yang, pernahkah kau bermimpi
Kita bersatu bagai dulu lagi
Tak pernah bersedih, tak pernah menangis
Seperti saat rindu begini


No comments: